Insight

Nge-Branding Juga Butuh Cerita!

By Tim Editor25 April 2019 2 Mins Read
225 0

Gambar: Unsplash

OFiSKITA – Apa artinya sebuah brand bila hanya dibiarkan saja? Orang yang melihat pun tak akan tahu makna di dalamnya. Sebuah brand harus lah punya cerita dan sebuah brand harus diceritakan.

Apa Anda pernah berpikir mengapa sebuah brand bisa berhasil dari brand lainnya? Sebagai seorang pebisnis mungkin Anda kerap bertanya tentang hal tersebut. Perlu disadari bahwa nama besar sebuah brand tidak datang begitu saja. Di balik nama besar tersebut, ada cerita yang mereka bagi. Inilah yang disebut dengan brand storytelling.

Apa itu brand storytelling? Storytelling adalah teknik atau kemampuan dalam menceritakan kisah, peristiwa, adegan atau dialog. Biasanya storytelling menyajikan sebuah cerita dengan cara, gaya, intonasi yang dapat menarik minat pembaca. Di dalam dunia digital, storytelling sering didefinisikan berbeda dan sering dikaitkan dengan pemasaran konten atau cerita yang akan disampaikan kepada pelanggan.

Storytelling menjadi salah satu media bahasa yang menarik dalam menyampaikan pesan dan membangun brand awareness. Ini karena format iklan dalam durasi tertentu dan mendikte konsumen tentang kelebihan brand tak lagi efektif.

Sebagian besar orang sangat peduli dengan sesuatu yang dapat menyentuh, menggerakan, atau menginspirasi mereka. Psychology Today menyimpulkan bahwa pada dasarnya pembeli menggunakan emosi untuk menganalisa suatu brand. Maka dari itu, faktor emosional sangat berperan disini. Cerita yang relevan terhadap keseharian kita, akan menjadi nilai tersendiri serta memiliki keunikan dalam pemasaran.

Setelah mendapatkan inti cerita, orang akan akan mencari fakta-fakta yang mendukung pilihan mereka. Dengan memposting gambar sederhana yang mengandung cerita hingga membuat cerita naratif, Anda dapat berhubungan dengan target pasar maupun investor Anda dan menciptakan image positif di mata mereka.

Membuat branding suatu produk atau perusahaan bukan hanya tentang cerita yang kita sampaikan kepada market,tapi juga tentang bagaimana membangun konsistensi yang telah dijanjikan dari awal. 

Sumber: Wanita Wirausaha, Jurnal.id, Grid.co.id, Marketeers, Digination.id

Related Articles
Insight

Strategi Pemasaran: “5P” dalam Membangun Taktik Bisnis

By Tim Editor06 Agustus 2021 3 Mins Read
Insight

3 Benefit Ini Bisa Anda Dapatkan Jika Kerja dengan Perangkat Mumpuni!

By Tim Editor02 Agustus 2021 3 Mins Read
Insight

4 Bahan Jenis Plakat, Kenali Perbedaannya, Yuk!

By Tim Editor30 Juli 2021 3 Mins Read
Insight

Beda Stiker, Label Kemasan, dan Decal, Sudah Tahu?

By Tim Editor30 Juli 2021 3 Mins Read
Insight

Mengapa Bisnis Anda Harus Beralih ke Packaging Eco Friendly?

By Tim Editor30 Juli 2021 3 Mins Read
Insight

2 Jenis Kertas Bahan Baku Kemasan Produk

By Tim Editor03 Mei 2021 3 Mins Read
Insight

Pertahankan atau Hapus Saja Akun Facebook Perusahaan?

By Tim Editor28 April 2021 3 Mins Read
Comments
Write Comment