Office Services

Panduan Menyusun Kerangka Bisnis untuk Pemula

By PrintQoe06 April 2020 4 Mins Read
165 0

Gambar: Pixabay

OFiSKITA - Setelah menemukan ide bisnis, tahap awal untuk memulai sebuah bisnis adalah dengan menyusun kerangka bisnis yang komprehensif. Kerangka bisnis adalah inti operasional bisnis yang menjamin bahwa usahamu tetap on track. Baik dalam hal target penjualan, Standard Operating Procedure (SOP), teknik pemasaran, hingga tujuan jangka pendek, menengah, dan jangka panjang. Nah, sebelum mengarah ke eksekusinya, ikuti contoh format dari susunan kerangka bisnis di bawah ini. 

1. Deskripsi Bisnis

Sebelum mengerjakan hal yang lebih teknis, tulislah deskripsi ide bisnis Anda. Misalnya di bidang apa bisnis tersebut bergerak dan apa tujuan yang hendak dicapai. Hindari jargon-jaron seperti “terkenal” dan “enak”. Sebaliknya, gunakan angka-angka konkrit Misalnya, “pertumbuhan penjualan 5% setiap tahun”, “menambah dua variasi produk setiap bulan”, dan lain sebagainya. Bagian ini penting untuk memastikan bahwa semua kegiatan operasional bisnis diarahkan untuk mencapai tujuan-tujuan yang telah ditetapkan sedari awal.

BACA JUGA: Jangan Biarkan Ide Bisnismu Cuma Jadi Wacana, Begini Mengeksekusinya!

2. SOP Bisnis

Setiap bisnis harus memiliki standar operasional supaya kualitas produk dan jasanya selalu terjaga. Jadi ketika Anda membuka online shop di Instagram, SOP tetap harus dilaksanakan. Misalnya, beberapa hari proses pengiriman baju sejak pembayaran dilunasi. Atau jika Anda memiliki usaha kuliner, tentu SOP yang harus dituangkan dalam kerangka bisnis akan jauh lebih rumit dan ketat.  Anda harus menentukan bahan yang berkualitas, cara memasak, mempersiapkan kemasan makanan dan cara membungkusnya, serta bagaimana cara menyimpannya.

3. Kelebihan dan Kompetensi

Jarang sekali ada bisnis yang tidak memiliki kompetitor. Terkecuali jika ide bisnis Anda benar-benar fresh, dan belum terpikir oleh orang lain. Untuk itu, penting untuk bersikap jujur pada saat menyusun kerangka bisnis.  Coba tulis secara rinci keunikan atau kelebihan bisnis Anda yang tidak dimiliki pesaing. Apakah nanti bisnismu akan memberikan promo lebih sering? Harga yang lebih terjangkau? Apakah bahan baku yang digunakan atau kemasan lebih ramah lingkungan? Hal-hal seperti inilah yang kemudian penting untuk menjadi identitas. Penting untuk menyebarluaskannya pada publik sejak awal branding. Dengan begitu, Anda bisa semakin melihat nilai tambah yang dijual untuk menggaet pelanggan baru.

4. Perhitungan dan Pengeluaran

Pada bagian ini, Anda bisa menjabarkan berapa banyak uang yang dibutuhkan untuk menjalankan bisnis periode awal. Hitung semua biaya modal usaha, aset dan investasi yang Anda butuhkan, kemudian hitung juga biaya modal dan investasi yang akan Anda keluarkan. Dengan begitu, Anda juga bisa mengkalkulasi total modal yang diperlukan.

BACA JUGA: Bisnis Ga Akan Menonjol Tanpa Trik Ini

5. Target Pasar

Siapa target pasar yang ingin Anda tuju? Sebagai contoh, jika Anda berencana membuka restoran, tentukan segmentasi pasarnya sejak awal, mulai dari kisaran umur, lokasi, hingga kelas yang akan Anda sasar. Hal ini harus sudah dijabarkan secara mendetail saat Anda menyusun kerangka bisnis. Sehingga Anda sudah bisa menentukan menu, waktu operasi, serta bagaimana interior dan dekorasi restoran yang akan Anda jalankan.

6. Teknik Pemasaran

Setelah menjelaskan siapa target pasar Anda, kini saatnya menjabarkan teknik pemasaran yang akan digunakan. Baik itu menggunakan cetak brosur murah, media sosial, atau beriklan di media cetak, teknik pemasaran harus fleksibel mengikuti tren pembelian target pasar. Misalnya, jika Anda membuat restoran, Anda bisa menawarkan diskon tertentu untuk pelajar atau karyawan yang berada di dekat lokasi agar mereka bisa menjadi pelanggan loyal.

7. Prediksi Performa Keuangan

Setelah melakukan perhitungan dan pengeluaran, penting juga untuk menentukan kalkulasi dan memprediksi bagaimana pertumbuhan penjualan Anda dari bulan ke bulan, dari tahun ke tahun, sehingga dari kerangka bisnis inilah Anda bisa melihat kapan modal Anda bisa kembali dan mulai meraup untung.

BACA JUGA: Bangun Loyalitas Pelanggan dan Relasi Bisnis itu Mudah Kok

8. Struktur Organisasi

Struktur organisasi ini penting dibuat supaya tidak ada fungsi bisnis yang terlewatkan. Setiap orang memiliki jabatan dengan tanggung jawab masing-masing beserta dengan deskripsi pekerjaan yang detail. Sehingga mereka memiliki otoritas pada tugas-tugasnya.

Bagaimana, sudah siap merancang kerangka bisnis Anda? Lakukan ini secara perlahan saja agar tidak ada detil yang terlewatkan dalam setiap aspek. Selamat mencoba!

Sumber: printqoe.com

Related Articles
Office Services

PrintQoe.com Beberapa Kali Raih Penghargaan

By PrintQoe07 Agustus 2020 2 Mins Read
Office Services

Mantan Pelayan Banting Stir Jual Makanan Online

By Tim Editor29 Juli 2020 3 Mins Read
Office Services

Susu Kambing Etawa, Dari dan Untuk Masyarakat Indonesia

By Tim Editor17 Juli 2020 3 Mins Read
Office Services

Penerus Usaha Abon Sapi Keluarga yang Belajar dari Nol

By Tim Editor15 Juli 2020 3 Mins Read
Office Services

Tips Kerja Produktif Saat Kembali Ngantor Di New Normal

By AXIQoe14 Juli 2020 3 Mins Read
Office Services

Starter Pack Yang Perlu Disiapkan Selama New Normal

By AXIQoe13 Juli 2020 4 Mins Read
Office Services

Keuntungan Cetak Buku di Percetakan Digital Bagi Penulis Independen

By PrintQoe10 Juli 2020 4 Mins Read
Office Services

Self Publishing, Siapa Pun Bisa Menjadi Penulis

By PrintQoe09 Juli 2020 4 Mins Read
Office Services

Solusi Praktis Bagi Kebutuhan Cetak Perbankan

By PrintQoe08 Juli 2020 3 Mins Read
Comments
Write Comment