Office Services

Pengiriman Barang Tetap Lancar Saat Musim Liburan

By Tim Editor03 Desember 2019 2 Mins Read
11 0

Gambar: Pexels

OFiSKITA - Pergeseran tren belanja masyarakat dari toko offline menjadi online menuntut pengelola ecommerce agar menerapkan strategi penjadwalan serta pengiriman barang yang tertata dan efisien. Khususnya pada momen diskon besar-besaran seperti HARBOLNAS setiap tanggal 12 Desember, dimana berbagai ecommerce secara serentak mengadakan diskon besar-besaran. Apa akibatnya? Selain pemasukan berlimpah bagi penjual atau website down, sudah pasti jadwal pengiriman akan padat. Butuh manajemen yang rapi untuk mengatur pengiriman sesuai antrian, agar pelanggan tidak kecewa. Nah kendalanya adalah ketika perusahaan pengiriman atau kurir ekpres mulai mengendurkan kecepatan kerjanya, karena musim liburan akhir tahun. Untuk itu ada beberapa hal yang bisa Anda antisipasi. 

1. Persiapkan Stok Barang

Perhatikan data tahun lalu dan pelajari apa yang berhasil dan apa yang tidak untuk tahun ini.

2. Rencanakan Anggaran Sebelum Akhir Tahun

Persiapkan anggaran pengiriman liburan Anda jauh-jauh hari di muka dan perhitungkan dengan cermat bagaimana hal itu dapat berdampak pada laba perusahaan Anda. Penting juga untuk mencatat biaya tambahan alamat tempat tinggal yang mungkin diterapkan oleh kurir selama musim liburan dan memperhitungkan dampak finansial mereka juga.

3. Informasikan Jadwal Pengiriman Kepada Kurir & Pelanggan

Perubahan jadwal pengiriman selama libur harus disampaikan kepada kurir dan juga pelanggan, agar tidak terjadi kesalahpahaman. Jika pesanan pengiriman tertunda karena masalah seperti cuaca buruk, beri tahu pelanggan segera melalui email, media sosial, dan posting blog.

5. Validasi Alamat Pengiriman 

Karena kurir menangani pesanan dalam jumlah besar selama musim liburan, risiko keterlambatan semakin meningkat. Maka dari itu verifikasi alamat pengiriman perlu dilakukan untuk meminimalisir keterlambatan 

6. Kemas dengan baik 

Dengan risiko keterlambatan pengiriman yang membesar, pengemasan barang yang baik dengan lapisan bubble wrap atau kotak khusus akan menjaga kondisi barang hingga sampai ke tangan pembeli

7. Investasi Asuransi Pengiriman

Berinvestasi dalam asuransi pengiriman yang sebenarnya juga bukan ide yang buruk. Terutama untuk pengiriman yang lebih mahal dan lebih besar ​sebagai perlindungan nilai terhadap risiko yang barang hilang, dicuri, atau rusak saat diantar ke pelanggan.

Sumber: tradegecko.com; practicalecommerce.com

Related Articles
Office Services

Dinamika HR Zaman Now

By Tim Editor09 Desember 2019 3 Mins Read
Office Services

Tujuan Bisnis Akan Arahkan Anda dalam Mengambil Langkah Strategis

By Tim Editor12 Desember 2019 2 Mins Read
Office Services

Ke Depan, Bisnis Cetak Digital Sangat Menjanjikan di Batam, Riau

By Astragraphia Document Solution06 Desember 2019 3 Mins Read
Office Services

AI Cegah Upaya Penipuan Fintech

By Tim Editor04 Desember 2019 2 Mins Read
Office Services

Cara Mencari Tahu Penilaian Publik Tentang Produk Baru Anda

By Tim Editor05 Desember 2019 2 Mins Read
Office Services

3 Pilar Utama dari Microsoft 365 for Business

By Tim Editor03 Desember 2019 3 Mins Read
Office Services

Rangkul Pelanggan B2B dengan Cara Berikut

By Tim Editor04 Desember 2019 2 Mins Read
Office Services

Uniknya Karakteristik Ecommerce B2B Dibandingkan dengan B2C

By Tim Editor04 Desember 2019 2 Mins Read
Office Services

Banyak Orang Salah Paham tentang E-commerce B2B

By Tim Editor03 Desember 2019 2 Mins Read
Office Services

Memulai Bisnis Kurir Ternyata Gampang, Lho!

By Tim Editor02 Desember 2019 3 Mins Read
Comments
Write Comment