Insight

Penjualan Menurun Selama Pandemi Covid-19, Kemasan Berperan Penting bagi Usaha Mikro dan Kecil

By Tim Editor08 September 2020 3 Mins Read
30 0

Astragraphia baru saja melakukan survei terhadap pelaku usaha mikro dan kecil yang 62% di antaranya menjual produk pangan. Pelaku usaha yang menjadi objek survei merupakan peserta Competence Aid Program (CAP) Astragraphia Mei-Juli 2020. CAP merupakan salah satu bentuk public contribution Astragraphia di pilar pendidikan sejak tahun 2000, berupa pelatihan berkelanjutan yang dilakukan oleh karyawan Astragraphia mengenai digital printing, packaging, labeling, information technology, dan online promotion.

Di masa pandemi ini, Astragraphia melaksanakan CAP secara online pada bulan Mei-Juli 2020 ke pelaku usaha mikro dan kecil yang tersebar di Pulau Sumatera, Jawa, Kalimantan, hingga Bali dengan omzet mulai dari 2 juta rupiah hingga 400 juta rupiah perbulannya. Di waktu yang sama, Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) merupakan sektor paling rentan yang terkena hantaman pandemi. Lalu, bagaimana pengaruh pandemi Covid-19 terhadap pelaku usaha mikro dan kecil? Hal apa yang penting untuk kelangsungan bisnis mereka?

 

Penjualan Menurun di Masa Pandemi Covid-19

Covid-19 telah ditetapkan menjadi pandemi global pada bulan Maret 2020. Pandemi Covid-19 membawa dampak besar terhadap keberlangsungan usaha mikro dan kecil. Berdasarkan hasil survei, mayoritas pelaku usaha mikro dan kecil dengan persentase 74% mengaku penjualannya menurun dibandingkan dengan penjualan sebelum masa pandemi.

Dwinta Mentari – Pemiki Usaha OWSeafood (seafood segar dan olahan) mengatakan, “Restoran banyak yang tutup di masa pandemi. Penjualan kita pun merosot tajam.. bisa dibilang hampir 80%. Maka dari itu kita harus putar otak bagaimana caranya agar tetep bisa jualan di masa pandemi ini.   Akhirnya kita coba bikin resep pempek lalu dijual ke orang- orang terdekat dulu. Ternyata lumayan laku dan akhirnya kita memberanikan diri untuk menjual pempek dengan jumlah  lebih banyak.”

Pentingnya Kemasan dan Label Produk bagi Usaha Mikro dan Kecil

Kemasan produk berpengaruh besar terhadap penjualan. Pelaku usaha dapat lebih mudah memikat perhatian dan menumbuhkan rasa penasaran calon pembeli, jika produk yang dijual memiliki kemasan dan label dengan tampilan yang menarik.  Oleh karena itu, kemasan sangat berperan penting terhadap kelangsungan bisnis. Hal ini disepakati oleh seluruh Pelaku Usaha Mikro dan Kecil.

Devi Maharani – Pemilik Usaha Dapur Cihuyyy  (Makanan Olahan daging, minyak, dan sambal) mengatakan, “Tampilan kemasan produk dapat meningkatkan penjualan. Selama menjalani usaha ini sejak tahun 2015, saya sudah tiga kali mengganti kemasan untuk menjadi lebih baik dan menarik lebih banyak calon pembeli. Peningkatan kualitas masa simpan produk merupakan salah satu alasan saya  untuk mengubah kemasan. Selain itu, faktor modal dan omzet yang meningkat juga menjadi pertimbangan saya untuk mengambil langkah mengubah kemasan produk yang saya jual.”

Pemanfaatan Digital Printing dalam Pencetakan Kemasan Produk

Dua teknologi yang dikenal dalam dunia pencetakan produksi (production printing) yaitu digital printing dan offset printing. Keduanya dimanfaatkan oleh print shop untuk memfasilitasi pelaku UMKM mencetak kemasan produk. Pada survei yang dilakukan, sebanyak 59% pelaku usaha mikro dan kecil mengetahui bahwa digital printing merupakan teknologi yang  digunakan mesin cetak pada saat memesan kemasan di print shop. Namun, 87% pelaku usaha mikro dan kecil mengaku biasa mencetak kurang dari 500 kemasan dalam satu kali pemesanan. Padahal, dengan kuantitas cetak yang tidak mencapai 500 buah, harga cetak kemasan dengan teknologi digital printing menjadi kompetitif jika disandingkan dengan offset printing, atau bahkan bisa lebih murah.

Agung Nugroho – Graphic Communication Sales Operation Dept. Head Astragraphia  mengatakan, “Digital Printing menjadi pilihan yang tepat untuk memenuhi kebutuhan pelaku UMKM khususnya pelaku usaha mikro dan kecil dalam menciptakan tampilan produk yang berkualitas dalam jumlah yang fleksibel dan proses kerja yang cepat. Melalui mesin cetak berteknologi digital printing, pelaku UMKM dapat mencetak kemasan maupun label mulai dari satu buah (digital print on demand) hingga ribuan (digital offset). Oleh karena itu, digital printing menjadi parameter baru di industri percetakan yang sangat mendukung pencetakan kemasan dan berbagai media promosi UMKM.”

 

Related Articles
Insight

Astragraphia dan Dunia Grafika Ajak Designer Grafis Mengenal Aplikasi Tematik Lewat Webinar

By Astragraphia Document Solution11 Juni 2020 2 Mins Read
Insight

Fuji Xerox Iridesse Production Press Siap Berikan Kejutan pada Setiap Momen Spesial

By Astragraphia Document Solution10 Juni 2020 3 Mins Read
Insight

Proses Registrasi Cepat, Dokumen Langsung Bisa Dicetak!

By Tim Editor09 Juni 2020 2 Mins Read
Insight

Smart Office Package dari Astragraphia: Langkah Cerdas untuk Kelola Dokumen di Industri Finansial

By Astragraphia Document Solution05 Juni 2020 2 Mins Read
Insight

SIQA Stabilkan Kualitas Warna Meski Mencetak dalam Jumlah Banyak

By Tim Editor02 Juni 2020 2 Mins Read
Insight

Cetak Dokumen Kantor Semakin Praktis Sekarang

By Astragraphia Document Solution19 Mei 2020 2 Mins Read
Comments
Write Comment