Insight

Peran AI dalam Memajukan Bisnis

By Tim Editor30 Juli 2019 3 Mins Read
201 0

Gambar: Pexels

OFiSKITA - Cara terbaik untuk menguji teknologi baru adalah dengan mengimplementasikannya langsung di lapangan, khususnya dalam berbisnis. Integrasi artificial intelligence ke dalam strategi marketing bisnis akan membantu Anda untuk dapat terus berkompetisi dengan pelaku bisnis lainnya. Terutama untuk bisnis kecil menengah agar belajar dari perusahaan besar yang sudah memanfaatkan teknologi AI. 

  • Search Marketing

AI merupakan pilihan yang paling mudah diakses bagi startup dan merek-merek kecil yang ingin menjangkau komunitas lokal. AI tidak hanya membantu mengoptimalkan keyword campaign, performa situs dan tag yang relevan, tetapi juga menghemat biaya dari yang biasanya dikeluarkan. Pemanfaatan AI dalam search marketing sudah dicoba dan menjadi strategi jitu bagi merek-merek besar. Tidak heran bila di masa mendatang bisnis kecil dan startup juga akan mengadaptasi teknologi yang sama untuk voice search marketing. 

  • Target Display 

Dengan kecanggihan AI dalam mempelajari perilaku konsumen dan mengadaptasinya ke dalam bentuk pesan dan gambar paling menarik sudah semakin baik saja. Contoh paling mudah ditemui adalah thumbnails film dan serial TV Netflik yang kerap berubah. Hal itu memanfaatkan algoritma yang mempelajari perilaku menonton Anda. Untuk perusahaan yang tidak sebesar Netflix masih bisa memanfaatkan AI untuk membantu mempelajari mana gambar, teks, serta warna yang banyak mendapat klik dan mana yang tidak. 

  • Iklan Sosial Media

Iklan di sosial media memiliki kemampuan untuk menargetkan audiens secara spesifik. Bila dipadukan dengan AI, ini bisa menjadi perangkat marketing yang efektif untuk mendorong penjualan. AI juga dapat secara teratur memperbarui dan mengoptimalkan iklan untuk mendorong kunjungan serta keterlibatan dari audiens yang Anda targetkan. Perangkat seperti ini sudah menjadi startegi inti dari agensi digital dan publisis, dan kini juga sudah bisa dimanfaatkan oleh bisnis skala kecil dan menengah. 

  • Customer Service

Pelayanan pelanggan tidak bisa dianggap sebelah mata oleh para pelaku bisnis. Bahkan, berdasarkan riset yang dilakukan oleh Microsoft, didapati data bahwa sekitar 50% orang akan berhenti melakukan transaksi dengan sebuah merek ketika mereka mengalami layanan yang buruk dengan merek tersebut. Karena itulah kini sebagian besar perusahaan yang sudah melek teknologi akan memanfaatkan Zendesk, Magento, atau Salesforce untuk mengoptimalkan layanan pelanggan dengan waktu respon yang lebih cepat dan memuaskan.

  • Akunting dan Keuangan 

Diperkirakan ada lebih dari 80% tugas seputar akunting dan keuangan yang akan diotomatisasi dalam beberapa tahun ke depan. Sebagai contoh, sebuah produk cognitive computer dapat 'membaca' ribuan halaman kontrak atau surat perjanjian, sekaligus membuat kesimpulan secara instant berdasarkan kriteria Anda. Dengan AI Anda juga bisa memprediksi valuasi aset dari balance sheet klien.

  • Sumber Daya Manusia

Mencari kandidat yang tepat bagi perusahaan sungguh menguras tenaga dan membuang banyak waktu. Lain soal bila Anda memanfaatkan teknologi AI berdasarkan aplikasi pengenalan wajah (facial recognition) untuk melakukan wawancara sekaligus mengevaluasi mereka. 

Sumber: entrepreneur.com; readwrite.com

Related Articles
Insight

Ubah Foto Statis Jadi Animasi, Sudah Coba?

By Tim Editor10 Maret 2021 2 Mins Read
Insight

Robotemi, Robot AI Pertama di Indonesia

By Tim Editor24 Desember 2019 2 Mins Read
Insight

Trik Menjadi Pemimpin di Era Disruptif

By Tim Editor24 Desember 2019 3 Mins Read
Insight

AI Cegah Upaya Penipuan Fintech

By Tim Editor04 Desember 2019 2 Mins Read
Insight

Bikin Notulen Ngga Perlu Ketak Ketik Lagi

By Tim Editor05 Desember 2019 2 Mins Read
Insight

Big Data Berkembang Pesat di Indonesia

By Tim Editor27 November 2019 2 Mins Read
Comments
Write Comment