Insight

Peran Asisten Virtual untuk Tingkatan Pengalaman Pelanggan

By Tim Editor23 Januari 2019 2 Mins Read
3 0

Gambar: Przemyslaw Marczynski / Unsplash 

OFiSKITA – Pengalaman pelanggan menjadi hal utama bagi perusahaan di zaman di mana harapan konsumen terkait waktu respon dan kualitas layanan tinggi menjadi perhatian mereka. Kedua hal ini akan menentukan nilai keterlibatan dan transaksi yang dilakukan selanjutnya. 

Berdasarkan hasil survei yang dilakukan oleh Hootsuite, mayoritas besar perusahaan (98%) yang disurvei untuk penelitian terkait pengalaman pelanggan atau CX mengaku bahwa hal tersebut penting bagi perusahaan mereka, sementara 89% setuju bahwa mereka berusaha memberikan kesan berbeda dengan perusahaan lain.

Menurut Grup Temkin, konsumen yang menerima pengalaman pelanggan yang baik enam kali lebih mungkin untuk membeli kembali produk dari perusahaan tersebut. 

Pengalaman pelanggan tak hanya dapat diciptakan dari sisi customer service atau media sosial. Di toko fisik, pelanggan dapat merasakan pelayanan terbaik untuk mendapatkan pengalaman pelanggan dengan teknologi asisten virtual. 

Asisten virtual (seperti Amazon Alexa, Apple Siri, dan Microsoft Cortana) memiliki kemampuan untuk terlibat dalam percakapan, dan nantinya teknologi ini dapat meningkatkan interaksi konsumen dengan toko fisik.

Selama ini, asisten virtual lebih lazim digunakan untuk pencarian informasi. Namun, dengan peningkatan teknologi AI, serta komersialisasi Siri, Alexa, asisten virtual dapat ikut serta dalam interaksi seperti memproses pembayaran atau untuk menjawab pertanyaan yang kompleks.

Menurut lembaga penelitian Gartner, rata-rata orang akan lebih suka berbicara dengan bot dibandingkan dengan pasangannya.

Era adopsi asisten virtual akan segera datang, perusahaan harus siap menerima perangkat yang terintegrasi dengan asisten virtual dalam jumlah banyak. 

Cisco mengungkapkan bahwa 45% orang dewasa yang tinggal di Amerika Serikat telah merasakan manfaat asisten virtual. Pada akhir tahun 2017 saja, 10 juta rumah telah dilindungi dengan perangkat Internet of Things (IoT) yang terhubung dengan asisten virtual Amazon Echo dan Google Assistant.

Ada banyak contoh perusahaan yang telah memanfaatkan asisten virtual pada bisnisnya, diantaranya, Domino's Pizza,  Royal Bank of Scotland, dan Macy's on Call yang telah terintegrasi dengan Google Assistant.

Baik Amazon, Microsoft, Google dan Apple menyediakan API untuk mengizinkan aplikasi pihak ketiga menggunakan asisten virtual mereka.

Sumber: Hootsuite, Cisco

Related Articles
Insight

Pengembangan Perangkat Lunak yang Akan Mendominasi Di Tahun Ini

By Tim Editor14 Februari 2019 3 Mins Read
Insight

Kebutuhan Para Digital Savvy di Asia

By Tim Editor04 Februari 2019 2 Mins Read
Insight

Model Toko Ritel Berubah Seiring Berjalannya Waktu

By Tim Editor23 Januari 2019 2 Mins Read
Insight

Konsep Brick Kembali Hits di Kalangan Konsumen

By Tim Editor23 Januari 2019 2 Mins Read
Insight

E-commerce Diprediksi Akan Terus Berkembang di Tahun 2019

By Tim Editor18 Januari 2019 2 Mins Read
Insight

Alfamart Akan Tambah 200 Toko di Filipina

By Tim Editor18 Januari 2019 2 Mins Read
Insight

H&M Rencanakan Uji Coba Layanan dan Fitur Digital

By Tim Editor18 Januari 2019 2 Mins Read
Comments
Write Comment