Digital Services

Peran Besar myforce dalam Manajemen HSE

By Tim Editor09 Agustus 2019 2 Mins Read
123 0

Gambar: Pixabay

OFiSKITA - Dalam sebuah perusahaan khususnya yang bergerak di bidang konstruksi atau kilang minyak biasanya terdapat 3 jenis manajemen, diantaranya Manajemen SDM, Manajemen Keuangan, dan Manajemen HSE (Health, Safety, Environment).

HSE sendiri juga bisa bertransformasi menjadi EHS, HES, SHE, K3LL (Keselamatan & Kesehatan Kerja dan Lindung Lingkungan), atau SSHE (Security, Safety, Health, Environment), tergantung penyebutan  dari masing-masing perusahaan. 

HSE sebagai sebuah sistem manajemen sebuah organisasi atau perusahaan yang dimaksudkan untuk mencapai tujuan, sasaran dan visinya dalam aspek keselamatan dan kesehatan kerja serta lingkungan. Sebagai sebuah sistem, ini adalah panduan dan aturan main bagi semua jajaran baik tim manajemen maupun pekerja dan sub lini organisasi yang ada dalam organisasi/perusahaan.

Membicarakan HSE bukan sekedar mengetengahkan isu seputar hak dan kewajiban, akan tetapi juga korelasinya terhadap produktivitas karyawan. Belum lagi antisipasi kecelakaan kerja apabila terjadi kasus karena kesalahan prosedur ataupun kesalahan pekerja itu sendiri.

Berbeda pekerjaan, berbeda pula tingkat resikonya. Misal HSE perusahaan konstruksi akan berbeda dengan HSE pertambangan atau dengan HSE migas. Beruntung di era teknologi sekarang, isu HSE sudah semakin mudah dikontrol. 

Pelaporan yang tadinya dilakukan secara konvensional kini sudah bisa diotomatisasi melalui perangkat pendukung seperti myforce, yang sengaja dirancang untuk mengakomodir keselamatan pekerja lapangan.

Melalui myforce setiap karyawan bisa melaporkan semua yang terjadi di lahan konstruksi atau lepas pantai, terutama hal-hal yang berpotensi menjadi kecelakaaan kerja sehingga bisa diantisipasi dan tidak membawa dampak buruk seperti yang terjadi pada drilling rig “The Deepwater Horizon” 20 April 2010 lalu.

Ledakan dan kebakaran yang terjadi di area tersebut menyebabkan lebih dari 200 juta galon minyak mentah tumpah di Teluk Meksiko selama 87 hari, 11 orang tewas dan 17 orang luka-luka, serta lebih dari 8000 satwa dilaporkan mati hanya dalam waktu 6 bulan setelah kejadian tersebut.

Untuk menghindari hal tersebut, ada baiknya bila Anda mencari tahu lebih dalam lagi mengenai myforce dengan menghubungi Contact Center AGIT di nomor (021) 2924 1177 atau dengan mengunjungi www.ag-it.com

Sumber: manajemen-leadership.blogspot.com; geoenergi.co.id

Related Articles
Digital Services

Solusi Praktis Bagi Kebutuhan Cetak Perbankan

By PrintQoe21 hours ago3 Mins Read
Digital Services

Adaptasi Digital Marketing Di Masa Pandemi

By Tim Editor07 Juli 2020 3 Mins Read
Digital Services

Hasbi Cake's, Kue-nya Orang Rajagaluh

By Tim Editor03 Juli 2020 2 Mins Read
Digital Services

Milenial yang Jeli Melihat Peluang Bisnis

By Tim Editor30 Juni 2020 3 Mins Read
Digital Services

Kerja Split Team Tetap Bisa Absensi, Cuti & Klaim Kesehatan dengan Praktis

By Tim Editor25 Juni 2020 2 Mins Read
Digital Services

Yuk Kenal Lebih Dekat dengan Pengelolaan Dokumen dan Arsip untuk Perkantoran!

By Astragraphia Document Solution19 Juni 2020 4 Mins Read
Digital Services

Makanan Kemasan Dapur Cihuuy yang Se-Cihuy Namanya

By Tim Editor18 Juni 2020 3 Mins Read
Digital Services

Astragraphia Tetap Bagikan Dividen Sebesar 40% dari Laba Bersih 2019

By Tim Editor10 Juni 2020 3 Mins Read
Digital Services

Dosen Universitas Jember Bagikan Pengetahuan Sekaligus Hasilkan Cuan

By Tim Editor17 Juni 2020 3 Mins Read
Digital Services

Hasil Pindai Dokumen Rapi Berkat Fitur Scan Auto

By Tim Editor16 Juni 2020 2 Mins Read
Comments
Write Comment