Insight

Perluas Bisnis, Beri Sumbangan ke Pemusik Jalanan Bisa Lewat Go-Pay

By Tim Editor24 Juni 2019 3 Mins Read
7 0

Gambar: Pixabay

OFiSKITA - Layanan dompet digital Go-Pay kembali memperluas layanannya. Berkolaborasi dengan Institut Musik Jalanan (IMJ), pengguna Go-Pay kini bisa mengapresiasi musisi jalanan dengan memberikan sumbangan non-tunai lewat fitur QR Code yang ada pada aplikasi tersebut.

Fitur pembayaran melalui QR Code tersebut tengah diuji kepada 80 musisi jalanan di Jakarta. CEO GoPay Aldi Haryopratomo mengatakan, ide awal kolaborasi ini bermula dari pengalamannya saat lari pagi dan menemukan musisi yang bertalenta. Namun ketika hendak memberi sumbangan, dia ingat tak membawa uang tunai.  Pengalaman itulah yang membawa kolaborasi sumbangan non-tunai itu terbentuk.

Menurutnya, perusahaan ingin merangkul lebih banyak masyarakat agar mereka dapat lebih mengenal dan memanfaatkan layanan keuangan digital serta pembayaran non-tunai bagi para musisi jalanan. Hasil sumbangan itu diberikan 100 % untuk para musisi jalanan. “Kami harap kolaborasi ini dapat menjadi jalan bagi musisi jalanan untuk terus berkembang,” kata Aldi saat ditemui di Jakarta, Kamis (20/6).

Adapun cara penggunaannya, pemilik Go-Pay tinggal melakukan scan QR Code dengan barcode yang terpasang di alat musik para musisi tersebut. Nominalnya pun bisa sesukanya alias tanpa batas minimal atau maksimal.

Selain itu, ia mengatakan bahwa QR code juga mempermudah akses pendataan terhadap transaksi harian maupun penilaian tingkat keberhasilan para musisi jalanan tersebut lewat penghasilan yang mereka dapat. “Sebagai fintech kami tidak hanya ingin membantu pelanggan kami dalam pembayaran, tetapi juga membantu musisi jalanan dalam mengembangkan hidupnya,” ujarnya.   

Pada tahap pertama uji coba sistem ini berlangsung, terdapat lebih dari 80 musisi jalanan di Jakarta, baik individu maupun grup di bawah naungan IMJ yang mendapatkan QR code terpasang pada alat musik mereka. Ke depan, layanan ini akan hadir di kota lainnya apabila uji coba ini berhasil. Hanya, ia enggan menjelaskan secara detail sampai kapan uji coba berlangsung.

IMJ merupakan sekolah musik yang diinisiasi oleh aktivis sosial Andi Malewa sejak 2014. Melalui kolaborasi ini, Gopay menjadi uang elektronik pertama yang bermitra dengan musisi jalanan melalui pengenalan metode pembayaran non-tunai QR code.

Pendiri Institut Musik Jalanan Andi Malewa menyambut hangat kolaborasi tersebut. Apalagi menurutnya, seringkali musisi jalanan mendapatkan stigma negatif di mata masyarakat. Namun di IMJ, ia mengatakan bahwa selama hampir 5 tahun terakhir institusinya terus berusaha membantu mereka untuk meningkatkan kualitas hidup mereka lewat beragam pelatihan.

Dengan beragam program yang dijalankannya, IMJ mencatat pendapatan para musisi jalanan binaannya meningkat hingga 300%. Ia pun berharap melalui kolaborasi tersebut para musisi jalanan binaannya bisa mendapatkan edukasi keuangan digital serta mendapat akses yang lebih luas untuk berkarya. “Sehingga, stigma negatif pada musisi jalanan dapat berubah sekaligus meningkatkan taraf dan kualitas hidup mereka,” ujarnya.

Ia menjelaskan, para musisi jalanan yang mendapatkan QR code dari GoPay merupakan musisi yang telah mengikuti program standarisasi dari IMJ. Mereka terlebih dahulu mengikuti serangkaian program dan tes di bawah bimbingan dua dosen tetap IMJ, yakni Ridho Hafiedz dan Glenn Fredly. Dalam program ini, seluruh musisi jalanan IMJ juga diharuskan lulus ujian tes kesehatan (anti narkoba) dan berkelakuan baik.

Tak hanya diberikan kesempatan untuk menggunakan layanan GoPay, para musisi jalanan di bawah binaan IMJ juga akan diberikan ruang berekspresi di panggung yang terdapat di area-area GoFood Festival dan merchant pilihan GoPay. Selain sebagai ruang ekspresi, panggung tambahan tersebut diharapkan juga membantu meningkatkan penghasilan para musisi jalanan di bawah asuhan IMJ.

Gopay tercatat telah mengalami pertumbuhan transaksi di luar layanan aplikasi Gojek hingga 25 kali lipat sepanjang 2018. Layanan yang diperkenalkan pada April 2018 lalu ini mengalami kenaikan jumlah pengguna aktif sebanyak 90%.

Sumber: katadata.co.id

Related Articles
Insight

Cybercrime Ancam Fintech, Mobile Banking & e-Commerce di 2020

By Tim Editor26 Desember 2019 2 Mins Read
Insight

AI Cegah Upaya Penipuan Fintech

By Tim Editor04 Desember 2019 2 Mins Read
Insight

DANA - Blue Bird Sekarang Jalan Bareng

By Tim Editor25 November 2019 2 Mins Read
Insight

Sudah Hadir! Medsos Bebas Iklan

By Tim Editor21 November 2019 3 Mins Read
Insight

Perusahaan Digital Raup Pasar Syariah

By Tim Editor18 November 2019 2 Mins Read
Insight

Produk Halal Bakal Kuasai Pasar Indonesia

By Tim Editor11 November 2019 3 Mins Read
Insight

Mei 2020 Grab Akan Jalankan Bisnis Bank Digital

By Tim Editor07 November 2019 2 Mins Read
Insight

Pertimbangan Startup Tahap Awal Dalam Melakukan Rekrutmen

By Tim Editor07 November 2019 3 Mins Read
Insight

Bisnis B2B Belum Sepenuhnya Berbasis Data

By Tim Editor01 November 2019 2 Mins Read
Insight

Jangan Salah Pilih Antara Influencer dengan Key Opinion Leader

By Tim Editor31 Oktober 2019 2 Mins Read
Comments
Write Comment