Insight

Prediksi Pertumbuhan E-Commerce Di Indonesia

By Tim Editor21 Februari 2019 3 Mins Read
182 0

Gambar: Pixabay

OFiSKITA - Di luar dari fakta bahwa masih banyak tantangan yang harus ditaklukan untuk menjadi ekonomi digital yang sesungguhnya, faktanya perdagangan online di Indonesia berkembang sangat pesat. Diantaranya layanan berbagi perjalanan, distribusi media, layanan keuangan, dan masih banyak lagi lainnya. Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh McKinsey Indonesia Agustus tahun lalu, ditemukan bahwa perdagangan online Indonesia menyumbang setidaknya USD8 miliar dalam pengeluaran konsumen. Pada 2017 saja, Indonesia memiliki sekitar 30 juta pembeli online, sekitar 15 persen dari total populasi orang dewasa yang mencapai 195 juta.

 

Diperkirakan pada tahun 2022 nanti transaksi perdagangan online akan tumbuh sebesar delapan kali lipat, dengan pengelompokkan perdagangan elektronik formal mencapai USD40 miliar dan perdagangan sosial hingga USD25 miliar. Tiga puluh persen dari kegiatan ini akan melibatkan konsumsi baru yang tidak akan terjadi sebaliknya, dan pasar akan mendukung hingga 26 juta pekerjaan setara waktu penuh pada tahun 2022.

Selain meningkatkan pendapatan, perdagangan online dapat memiliki dampak sosial yang lebih luas, misalnya, ditemukan bahwa 35 persen penjualan online dihasilkan oleh wanita, dan bahwa perdagangan online telah berdampak pada penghematan antara 11 hingga 25 persen untuk pelanggan di luar Jawa.

Masih menurut penelitian McKinsey, infrastruktur ICT di Indonesia lemah dan penggunaan digital belum merata di berbagai sektor bisnis. Jika nantinya Indonesia sudah benar- benar menganut digitalisasi, tidak mustahil akan bisa merealisasikan sekitar USD150 miliar pada tahun 2025.

Seperti diuraikan oleh techinasia bahwa pesatnya pertumbuhan perdagangan digital di Indonesia diperkirakan karena adanya lima faktor, yaitu:

1. Luasnya penggunaan smartphone

Smartphone sudah menjadi bagian dari keseharian masyarakat Indonesia, apalagi dengan tersedianya ponsel canggih dengan harga murah serta berbagai provider internet yang berlomba- lomba menawarkan paket data murah.

2. Konsumen muda melek teknologi  

Sekitar sepertiga dari populasi Indonesia usia antara 16 hingga 35 tahun terbiasa menggunakan platform online dan bertansaksi secara online.  

3. Meningkatnya partisipasi UMKM

Total bisnis online di Indonesia meningkat sekitar 4,5 juta pada tahun 2017 lalu. Dari jumlah tersebut sekitar 99 persen-nya adalah pengusaha mikro dengan pendapatan kurang dari 300 juta setiap tahun, dan 50 persennya merupakan bisnis online tanpa toko fisik.

4. Investasi yang terus tumbuh

Dari 2015 hingga 2017, Indonesia mendapatkan sekitar 69 triliun rupiah atau 38 persen investasi untuk perusahaan ekonomi digital di Asia Tenggara. Dari jumlah tersebut, platform e-commerce seperti Bukalapak, Matahari Mall dan Tokopedia menjadi kategori yang paling banyak mendapat pendanaan, yaitu sekitar 41 triliun rupiah.

5. Dukungan dari pemerintah

Berbagai program untuk menunjang ekonomi digital telah diluncurkan oleh pemerintah Indonesia, seperti Perpres mengenai roadmap e-commerce pada tahun 2017, pembangunan Palapa Ring, termasuk keterbukaan terhadap investasi asing, dan inkubator buatan instansi negara seperti IDX Incubator dari Bursa Efek Indonesia.

Sumber: mckinsey.com; id.techinasia.com

Related Articles
Insight

Perpu E-commerce Sudah Final, Pelaku Dagang Harap Tertib!

By Tim Editor06 Januari 2020 3 Mins Read
Insight

Sah! Investree Tanam Saham di MBiz

By Tim Editor06 Januari 2020 3 Mins Read
Insight

Business Intelligence untuk Startup di 2020, Perlu Lebih Diseriusi

By Tim Editor03 Januari 2020 2 Mins Read
Insight

Content Hack untuk E-Commerce

By Tim Editor02 Januari 2020 2 Mins Read
Insight

Wishlist Bisa Akali Penjualan yang Turun di Musim Libur

By Tim Editor27 Desember 2019 2 Mins Read
Insight

Cybercrime Ancam Fintech, Mobile Banking & e-Commerce di 2020

By Tim Editor26 Desember 2019 2 Mins Read
Insight

Rangkul Pelanggan B2B dengan Cara Berikut

By Tim Editor04 Desember 2019 2 Mins Read
Insight

Uniknya Karakteristik Ecommerce B2B Dibandingkan dengan B2C

By Tim Editor04 Desember 2019 2 Mins Read
Comments
Write Comment