Teknologi

PrinterQoe Hadirkan Kenyamanan Cetak Dokumen Tanpa Antri

By Tim Editor01 November 2018 3 Mins Read
62 0

OFiSKITA – Di era digital saat ini, kecepatan dan keamanan merupakan hal utama untuk menunjang aktivitas bisnis. Di Indonesia khususnya, bersamaan dengan meningkatnya taraf hidup dan jumlah populasi kelas menengah yang sebagian besar merupakan pelaku bisnis, kebutuhan untuk cetak dokumen cepat dan berkualitas pun juga meningkat. 

Pada tanggal 31 Oktober 2018, PT Astragraphia Xprins Indonesia (AXI) memperkenalkan PrinterQoe, sebuah platform digital yang hadir dalam bentuk aplikasi seluler dan website untuk menjembatani kebutuhan pelaku bisnis, mahasiswa, maupun individu pada umumnya dalam hal cetak dokumen. PrinterQoe merupakan online printing marketplace yang menghubungkan lebih dari 1.500 printer yang terdiri dari digital printing shop maupun copy center di area Jakarta, Bekasi, Tanggerang dan Depok. 

Kehadiran PrinterQoe ini melengkapi inovasi produk digital AXI lainnya yang telah lebih dahulu hadir seperti AXIQoe, PrintQoe, CourierQoe dan yang terbaru, SpotQoe. PrinterQoe sendiri adalah bagian dari PrintQoe, platform penyedia jasa cetak milik PT Astragraphia Xprins Indonesia.

“PrinterQoe hadir sebagai new initiative dari layanan print on demand milik AXI yang telah hadir sebelumnya, yang bernama PrintQoe. Melihat kebutuhan pelanggan PrintQoe yang berasal dari corporate, kami mengembangkan layanan untuk melengkapi fasilitas PrintQoe,” jelas Strategic Business Planning PT Astragraphia Xprins Indonesia (AXI) dan PrintQoe Chief, Adi Vidyanto.

Dilansir oleh Association for Print Technologies, pasar printing online global akan meningkat hingga USD30,5 triliun pada 2023 dengan sebaran konsumen 12% dari Amerika Utara, 5% dari Amerika Selatan, 15% dari Eropa Barat, 7% dari Eropa Timur, 10% dari Cina dan Hong Kong, serta 8% dari Asia Pasifik. Perilaku konsumen yang membutuhkan cetak dokumen berubah dari offline ke online. 

Sebuah studi yang dilakukan Zipcon Consulting beberapa waktu lalu mengungkapkan bahwa pendapatan Asia Pasifik untuk online printing meningkat menjadi 32%, menempati urutan ketiga setelah Eropa Barat sebesar 48% dan Cina/Hong Kong sebesar 35%. 

Sementara itu, tren yang berkembang di Indonesia, berdasarkan survei yang digarap oleh IDC, kebanyakan konsumen di Indonesia sudah merasa puas dengan fitur dan kualitas yang diberikan digital printing shop maupun copy center, seperti print BW, print color, color proofing, dan scanning. Konsumen di Indonesia mengharapkan di masa depan, digital printing shop maupun copy center dapat menyediakan layanan cloud printing (30%) dan mobile printing (45%).

“Kehadiran teknologi digital akan mempengaruhi pelaku industri printing konvensional. Para pelaku industri printing dapat menjadikan platform ini sebagai satu strategi bisnis dalam menyesuaikan bisnisnya dengan perkembangan teknologi digital,” kata Pengamat Industri Printing Indonesia, Suhendra Marz.

Marz menambahkan bahwa PrinterQoe berpotensi memberikan kontribusi untuk pertumbuhan industri printing di Indonesia dalam rangka mengikuti perubahan tren dunia yang saat ini serba online. Inovasi PrinterQoe memungkinkan pelaku industri printing Indonesia untuk bergerak cepat dalam memenuhi kebutuhan pelanggan terkait online printing.

Inilah yang coba PrinterQoe kembangkan. Selain menyediakan merchant di berbagai titik, PrinterQoe mencoba mempermudah konsumen mencari dan memilih printer sesuai kebutuhannya. Setelah konsumen mendaftar di aplikasi seluler atau website PrinterQoe, mereka hanya perlu mencari merchant printer terdekat, mengunggah dokumen, melakukan pembayaran, dan mengambil hasil cetak dokumen mereka. PrinterQoe percaya dapat menghadirkan layanan yang cepat, mudah, dan berkualitas untuk para konsumennya. Selain itu, platform keluaran anak perusahaan PT Astra Graphia, Tbk. ini menekankan keamanan dokumen yang diunggah konsumen ke website-nya. 

“Saat ini berbagai ragam segmen industri telah memasuki era digital yang semakin mendorong masyarakat untuk mendapatkan kemudahan dari segala aktivitas yang dilakukan, salah satunya dalam melakukan aktivitas mencetak dokumen. Kami menemukan permasalahan pelanggan ketika mencetak dokumen, seperti kesulitan mencari penyedia jasa cetak terdekat, antrian yang panjang, layanan dan hasil cetak yang tidak sesuai harapan. PrinterQoe hadir untuk memberikan pengalaman mencetak dokumen yang lebih baik kepada pelanggan dalam mencari, membandingkan penyedia jasa cetak yang terbaik serta mengunggah dan menerima hasil cetak dokumen. Melalui aplikasi PrinterQoe, pelanggan dapat menghemat waktu dalam mencetak dokumen yang berkualitas tanpa perlu mengantri,” jelas Head of PrinterQoe, Fanda Vionita.

"Pelanggan bebas memilih dan membandingkan penyedia jasa cetak yang diinginkan, serta kemudahan pembayaran secara langsung pada merchant. Oleh karena itu, solusi PrinterQoe kami sediakan sebagai bagian dari PrintQoe dalam mencetak agar lebih inovatif dan solutif kepada para pelanggan,” tambah Adi Vidyanto.

Di sisi merchant, PrinterQoe mengedepankan beberapa nilai antara lain, merchant yang bergabung tidak perlu membayar alias gratis dan menjanjikan tambahan pendapatan secara online. Saat ini, sudah ada lebih dari 300 merchant yang bergabung dengan PrinterQoe. PrinterQoe mengklaim bahwa kehadirannya menjadikan platform tersebut menjadi layanan online printing marketplace terbesar yang dapat diakses melalui website dan aplikasi mobile.

PrinterQoe dapat diakses di www.printerqoe.com atau dengan mengunduh aplikasi mobile PrinterQoe secara gratis di Google Play (Android) dan App Store (iOS). 
 

Related Articles
Teknologi

Teknologi Cloud dan Hybrid Tempati Urutan Teratas dalam Bisnis

By Tim Editor13 hours ago3 Mins Read
Teknologi

Ketahui Risikonya Sebelum Berinvestasi

By Tim Editor08 November 2018 2 Mins Read
Teknologi

Haruskah Mengambil Pinjaman Pribadi untuk Bisnis

By Tim Editor08 November 2018 3 Mins Read
Teknologi

Bagaimana Startup Ini Menjadi Tuan Rumah di Singapura

By Tim Editor08 November 2018 3 Mins Read
Teknologi

Pentingnya Program Inkubator untuk Pengusaha

By Tim Editor08 November 2018 2 Mins Read
Teknologi

Menyiasati Mahalnya Bisnis Penitipan Anak di Amerika

By Tim Editor08 November 2018 3 Mins Read
Teknologi

Perdagangan Sosial Melalui WhatsApp

By Tim Editor08 November 2018 2 Mins Read
Teknologi

Mobil Listrik Hasil Rancangan Perusahaan Sepeda

By Tim Editor07 November 2018 3 Mins Read
Teknologi

Setelah Vape, Produsen Marlboro akan Produksi IQOS

By Tim Editor07 November 2018 2 Mins Read
Comments
Write Comment