Office Services

Procurement dan Purchasing, Kembar Tak Identik

By Tim Editor07 Agustus 2019 2 Mins Read
1697 0

Gambar: Unsplash

OFiSKITA – Dalam dunia kerja, mungkin Anda sering mendengar atau bahkan tak bisa membedakan kata procurement dan purchasing. Hal ini terjadi karena memang procurement dan purchasing saling berkaitan. Meskipun saling berkaitan, tapi kedua kata ini punya makna yang berbeda. Lalu, apa perbedaan procurement dan purchasing? Mari, simak pembahasannya di bawah ini.

Secara umum, procurement merupakan proses keseluruhan dari pengadaan atau pembelian itu sendiri atau sering disebut dengan istilah procure-to-pay. Proses procurement tidak sedikit, terdiri dari purchasing, expediting, dan trac. Dalam procurement ada banyak proses, mulai dari perencanaan strategis, pengadaan tender, pemilihan vendor, pembuatan negosiasi pembayaran, pembuatan kontrak, penilaian barang/jasa, pembelian barang/jasa, penerimaan barang/jasa, pembayaran vendor, dan pencatatan aset sebuah perusahaan.

Secara garis besarnya, siklus proses procurement dimulai saat mendapat Requirement determination atau pengumpulan permintaan barang/jasa dari unit lain sampai ke payment atau proses pembayaran ke vendor.

Saat proses pembelian ke vendor nanti, bagian procurement harus menerbitkan dokumen PO (Purchase Order) sebagai dokumen order yang sah untuk vendor. Dokumen PO ini juga memudahkan pihak procurement untuk melacak dan memastikan detail order barang/jasa. Namun, proses procurement di tiap perusahaan sendiri berbeda-beda, tergantung sifat perusahaan itu sendiri (kecil atau besar). Sebagai contoh, perusahaan kecil tidak membutuhkan Requirement Determination.

Selain berkaitan dengan purchasing, proses procurement juga erat kaitannya dengan expediting (mengawasi dan memastikan segala hal yang berkaitan dengan PO sesuai dengan kontrak) dan trac (melakukan pengiriman dan memastikan barang aman sampai di
tujuan).

Sementara itu, purchasing sendiri merupakan salah satu proses dari procurement. Secara sederhana, purchasing merupakan proses pembelian barang/jasa saja, di mana purchaser akan membeli barang dengan meminta penawaran vendor, negosisasi, membuat PO, menerima barang, dan melakukan pembayaran.

Hal yang paling penting dalam proses purchasing adalah masalah budget atau pembiayaan. Sebab, supaya bisa bernegosiasi dengan baik, seorang purchaser harus tahu seberapa besar budget yang dimiliki perusahaan untuk membeli barang/jasa. 

Setelah mengetahui perbedaan antara procurement dan purcahsing, Anda bisa mulai mengaplikasikan pengetahuan baru Anda mengenai procurement bersama AXIQoe.com, solusi B2B terdepan di Indonesia untuk pengadaan barang.

Sumber: berbagai sumber

Related Articles
Office Services

PointQoe, Loyalty Program Sebagai Bonus Bagi Pelanggan B2B AXIQoe

By Astragraphia Xprins Indonesia26 Juni 2020 3 Mins Read
Office Services

Intip Masa Depan Industri Pengadaan B2B

By Tim Editor28 Oktober 2019 2 Mins Read
Office Services

4 Laptop Murah Spek Tinggi Untuk Pekerja Kantoran

By AXIQoe17 Oktober 2019 3 Mins Read
Office Services

Aplikasi Mobile Penunjang Bisnis

By AXIQoe16 Oktober 2019 3 Mins Read
Office Services

Selamat Datang, iPhone 11!

By Tim Editor30 September 2019 3 Mins Read
Office Services

9 Perlengkapan Kantor yang Sering Digunakan Karyawan untuk Kearsipan

By AXIQoe02 Oktober 2019 3 Mins Read
Office Services

Perhatikan Hal Ini Untuk Menunjang Kenyamanan Bekerja di Kantor

By AXIQoe01 Oktober 2019 3 Mins Read
Office Services

Tips Membeli Alat Tulis Kantor Online yang Wajib Anda Ketahui

By AXIQoe23 September 2019 3 Mins Read
Office Services

Pentingnya Memilih Kursi yang Nyaman Sebagai Perlengkapan Kantor

By Tim Editor18 September 2019 5 Mins Read
Comments
Write Comment