Insight

Produk Andalan Resep Warisan Belanda

By Tim Editor30 Juni 2021 2 Mins Read
54 0

OFiSKITA - Ide berbisnis bisa muncul dari mana saja dan kapan saja. Terbukti dari apa yang dijalani oleh Meimonah, yang menemukan dunianya setelah rajin mencoba-coba resep yang dikoleksinya dari majalah-majalah bekas. Resep yang ia rasa cocok akan langsung dipraktikkan dan hasil jadinya dibagikan kepada tetangga, sekaligus meminta pendapat mereka apa yang kurang dari masakannya. 

Sebelum menjalani usaha kuliner, Meimonah adalah seorang pegawai admin perusahaan konstraktruksi bangunan, namun karena alasan ingin mengurus buah hati, ia memutuskan untuk berhenti bekerja kantoran lalu merintis sumber pendapatan baru dari hobinya mengolah bahan pangan. 

Terinspirasi dari nama putrinya, Arum, Meimonah memberi nama yang sama untuk penganan olahannya. Sebagai produk unggulan, Meimonah membuat penganan Gandjel Rel, yang beraroma rempah kuat dan tahan lama. Kue Gandjel Rel merupakan kue khas Semarang peninggalan budaya Belanda. Teksturnya yang cukup keras mengibaratkan bantalan rel kereta yang memang erat kaitannya dengan pembangunan jalur kereta api pada masa itu. Selain itu masih ada lagi produk stik bawang dan ceriping pisang yang Meimonah pasarkan kepada pelanggan. 

BACA JUGA: Empon-Empon Berkhasiat yang Mendatangkan Keuntungan

Sebagai modal dalam merintis usaha, Meimonah aktif mengikuti berbagai pelatihan agar bertambah wawasannya mengenai dunia usaha. Dari sinilah Meimonah menyadari bahwa ketika memperkenalkan produk kepada pelanggan, seseorang harus memiliki identitas yang jelas. Kemasan pun menjadi bagian penting dalam penjualan produk penganan ‘Arum’. Dus, standing pouch dan aluminium foil menjadi pilihan Meimonah dalam mengemas penganan hasil olahannya. 

Produk penganan Arum dipromosikan oleh Meimonah melalui bazar serta menitipkannya ke beberapa supermarket, pusat oleh-oleh, koperasi, serta minimarket dengan sistem putar guling. Selain menjual langsung di toko, Meimonah juga merambah ke pasar online melalui beberapa marketplace. Dengan kegigihan usahanya, tidak heran bila saat ini Meimonah menikmati omzet usaha yang rata-rata bisa mencapai 5 hingga 10 juta setiap bulannya. 

BACA JUGA: Olahan Menu Tradisional Alternatif Oleh-Oleh dari Yogyakarta

Kualitas adalah wajib bagi Meimonah, sehingga ia selalu memastikan minyak yang digunakan untuk menggoreng tidak lebih dari dua kali penggunaan. Begitupun dengan takaran bahan baku yang tepat sesuai resep. 

Meimonah bersyukur memiliki support system terbesar dalam mengembangkan usaha rintisannya. Sang kakak yang sudah lebih berpengalaman dalam berbisnis batik menjadi mentornya. Begitu juga dengan suami yang turut turun langsung di bagian produksi, pengemasan hingga pengiriman. Harapan besar Meimonah saat ini adalah bisa memperluas pemasaran seluruh produk Arum, sekaligus juga memiliki tempat produksi sendiri sehingga usaha yang ia rintis bisa semakin berkembang.

Sumber: www.kompas.tv

Comments
Write Comment