Insight

Produktivitas yang Fleksibel untuk Anda yang Sedang WfH

By Tim Editor17 September 2020 3 Mins Read
48 0

Gambar: Pixabay

OFiSKITA - WfH harus tetap produktif! Kalimat yang akhir-akhir ini sering terdengar dan kita coba terapkan di tengah perubahan pola kerja yang cukup ekstrim sekarang. Benar memang bahwa kita tidak lantas bebas dari tanggung jawab pekerjaan hanya karena lokasi kerja pindah dari kantor ke rumah. Namun perlu juga dipahami bahwa WfH tidak selamanya mudah dilakukan, apalagi bila ini terjadi dalam kurun waktu yang lama. 

Mengapa begitu? Salah satunya karena kita tidak secara suka rela melakukannya, melainkan terpaksa karena keadaan. Bila kemudian ada pertanyaan, 'Memang apa susahnya bekerja dari rumah? Malah enak dong irit waktu, ongkos dan bisa ketemu keluarga terus.' Eits, kenyataannya tidak semudah itu. Dari sisi pengiritan ongkos mungkin benar, tapi bagaimana dengan waktu dan tenaga juga? Begini gambarannya. Ketika seseorang bekerja di rumah, ia akan membagi konsentrasinya menjadi urusan kantor dan urusan rumah. Ada anak yang perlu dibimbing ketika belajar online, ada urusan domestik seperti menyiapkan makanan dan lain sebagainya. Walaupun Anda dibantu oleh asisten rumah tangga, bisa saja Anda akan terdistraksi. 

BACA JUGA: Lakukan Persiapan Teknis Supaya Teleconference Lancar

  • Agar target pekerjaan tercapai, buatlah daftar TO DO LIST dan tandai setiap kali sudah menyelesaikan satu atau dua diantaranya. 

  • Jika memungkinkan jadwalkan juga video call rutin dengan tim kerja. Ini bisa menjadi sedikit penawar akan hilangnya interaksi sosial dengan rekan kerja yang biasanya kita jumpai setiap hari. Melihat wajah lawan bicara secara langsung nyatanya berbeda dengan hanya berkomunikasi lewat chat atau telepon. Manusia butuh interaksi sosial, dan untungnya masa sulit ini terjadi di kala teknologi bisa mengakomodir kebutuhan tersebut. Meskipun tetap ada kekurangan seperti kita tidak tahu seperti apa situasi di tempat rekan kerja kita berada.

  • Hanya karena Anda bekerja dari rumah bukan berarti Anda juga harus segera menyelesaikan semua 'hutang pekerjaan rumah' yang tertunda. Misalnya sudah berbulan-bulan Anda belum sempat membuang barang-barang tidak terpakai di gudang. Lalu karena saat ini sedang WfH maka semua harus selesai. Begitu juga bagi Anda yang tadinya tidak rutin berolahraga, mendadak merasa seperti ada tekanan untuk berolahraga setiap hari. Bukan begitu caranya menginterpretasikan produktif. 

BACA JUGA: ‘Aturan’ yang Perlu Dijalankan oleh Remote Worker

Setiap dari kita sedang bertahan dan mencoba melalui masa-masa sulit ini dengan cara kita masing-masing. Jadi bila ada hari-hari dimana Anda merasa tidak produktif, jalani saja. Tidak perlu merasa terbebani.  Saat ini ada banyak hal tidak menyenangkan yang terjadi di sekitar kita, di lingkungan kita, sementara kita harus selalu waspada menjaga diri dan keluarga agar tetap sehat dan aman. Jadi lakukan yang Anda bisa, tetap jalani rutinitas kerja dan tugas rumah harian, sesekali diselingi istirahat agar hidup tetap seimbang.    

Sumber: washingtonpost.com; usatoday.com; theguardian.com; trtworld.com

Related Articles
Insight

Bersiap Jalani Pola Kerja Hybrid

By Tim Editor12 hours ago3 Mins Read
Insight

Langkah-Langkah Menangani Krisis PR Perusahaan

By Tim Editor08 April 2021 3 Mins Read
Insight

6 Tips Mengelola Tim di Masa Krisis

By Tim Editor07 April 2021 4 Mins Read
Insight

Memahami Pentingnya Customer Journey Map

By Tim Editor05 Maret 2021 4 Mins Read
Insight

Merancang Email Marketing yang Agile

By Tim Editor04 Maret 2021 4 Mins Read
Insight

8 Langkah Membuat Marketing Plan

By Tim Editor03 Maret 2021 4 Mins Read
Insight

Tren Fesyen & Perhotelan Selama dan Pasca Pandemi

By Tim Editor26 Februari 2021 7 Mins Read
Insight

Pendatang Baru di Bisnis Pesan-Antar Makanan

By Tim Editor15 Februari 2021 2 Mins Read
Insight

Work-Life Integration Lebih Relevan, Geser Konsep Work-Life Balance

By Tim Editor08 Februari 2021 2 Mins Read
Insight

Kabar Baik untuk Divisi General Affair & Procurement

By Tim Editor01 Februari 2021 2 Mins Read
Comments
Write Comment