Insight

Proyeksi 5 Media Sosial di Tahun 2019

By Tim Editor06 Februari 2019 3 Mins Read
2 0

Gambar: Christian Wiediger / Unsplash

OFiSKITA – Tahun lalu, banyak perusahaan jejaring sosial yang berani bertaruh menawarkan format dan teknologi untuk meningkatkan keterlibatan penggunanya. Mereka menggabungkan teknologi dan pengalaman menggunakan augmented reality dan juga virtual reality ke dalam platform, menggunakan kecerdasan buatan untuk memberikan lebih banyak konten dan iklan yang dipersonalisasi, dan mengintegrasikan cara belanja baru. 

Hootsuite memperkirakan beberapa hal yang akan terjadi dengan Facebook, YouTube, Instagram, Twitter, dan LinkedIn di tahun ini.

Facebook

Facebook berjanji untuk memerangi berita hoax yang tersebar di platformnya. Jejaring sosial ini melakukan beberapa peningkatan transparansi terhadap kabar yang tersebar di platformnya. Di sisi lain, Facebook Stories mengumumkan telah mencapai angka 150 juta pengguna pada tahun 2018 yang dibarengi dengan  bersama dengan rencana untuk meluncurkan Stories Ads. 

Mencoba berinovasi, headset realitas virtual terbaru Facebook, Oculus Quest, direncanakan akan diperjualbelikan pada musim semi 2019. Oculus Quest menggabungkan desain nirkabel, pengontrol tangan virtual, dan pelacakan posisi real-time. Pengguna Facebook juga akan disuguhkan peningkatan beberapa fitur baru Facebook Group.

YouTube

Pengguna aktif YouTube meningkat dari 1,6 miliar menjadi 1,9 miliar pada tahun lalu. Kurang dari setahun setelah diluncurkan, layanan streaming YouTube TV telah memiliki lebih dari 300.000 pelanggan, dan pada musim panas 2018, jumlah itu membengkak menjadi 800.000. 

Hootsuite memperkirakan bahwa pada 2019, kita akan melihat ekspansi YouTube yang lain. YouTube akan didominasi lebih banyak kontrol, fleksibilitas, dan interaktivitas untuk pengguna dan bagi pengiklan. Dengan menggabungkan iklan TV dan video online, pengiklan akan mendapatkan jangkauan, penargetan, dan kemampuan pengukuran yang lebih baik. YouTube juga dilengkapi dengan tools baru seperti Google Reach Planner di AdWords yang dapat memberikan fokus terhadap perencanaan dan penyesuaian kampanye video.

LinkedIn

Setelah memperkenalkan tampilan platformnya yang baru dan sistem pengiklanan yang baru, LinkedIn terus berfokus pada pelanggan. Sejak diakuisisi oleh Microsoft, LinkedIn mengintegrasikan berbagai macam program dan fiturnya untuk mendapatkan pengalaman pelanggan yang lebih compact. Hal ini termasuk mengintegrasi Microsoft Dynamics 365 (alat CRM Microsoft) dengan LinkedIn Recruiter.

LinkedIn juga meluncurkan Talent Insights, semacam tools untuk para rekruiter agar dapat memanfaatkan data ekstensif LinkedIn. Wawasan ini akan membantu mereka memahami tren pasar dan ketersediaan keterampilan, dan akan meningkatkan kemampuan mereka untuk menargetkan pencarian mereka. Kita akan melihat lebih banyak inovasi berbasis data dari LinkedIn di tahun 2019.

Twitter

Di tahun ini, Twitter akan menggandakan keamanannya terhadap bot spam dan akun palsu. Fokus Twitter tahun ini tak hanya itu saja, mereka akan menjalankan investasi berkelanjutan Twitter dalam ekosistem pengembang, membantu mereka menciptakan cara-cara baru dan inovatif dalam menggunakan Twitter. Twitter juga berinvestasi dalam meningkatkan siaran langsung. Perubahan ini menciptakan keuntungan yang lebih besar bagi brand untuk mengeksplorasi siaran langsung.

Instagram

Instagram mencapai satu miliar pengguna aktif bulanan pada tahun 2018. Pertumbuhan monumental ini dapat dikaitkan dengan fitur baru yang hadir di Story. Dan dengan diperkenalkannya IGTV, Instagram membuktikan dedikasi mereka terhadap permainan video. Meskipun saat ini tidak ada iklan muncul di IGTV, perkirakan opsi monetisasi akan lebih banyak 2019. Hootsuite juga memperkirakan bahwa akan ada cara baru berbelanja di Instagram. Dengan perkembangan ini, Instagram menawarkan peluang signifikan bagi bisnis dan pengguna. 

Sumber: Hootsuite

Related Articles
Insight

Panduan Praktis untuk Proteksi Akun Online Anda (Part 2)

By Tim Editor21 Januari 2019 3 Mins Read
Insight

Panduan Praktis untuk Proteksi Akun Online Anda (Part 1)

By Tim Editor21 Januari 2019 4 Mins Read
Insight

Seperti Apakah Internet di Tahun 2022?

By Tim Editor05 Desember 2018 2 Mins Read
Comments
Write Comment