Digital Services

Rekruiter Harus Bisa Merubah Tantangan Jadi Keuntungan

By Tim Editor13 Maret 2019 2 Mins Read
35 0

Gambar: Unsplash

OFiSKITA – Keinginan untuk meningkatkan kemampuan atau mengembangkan proses rekrutmen dengan lebih baik dari sebelumnya merupakan target HRD atau Human Resource Development. Sebuah studi mengungkapkan bahwa dalam 3 bulan, departemen HR tidak dapat memenuhi jumlah karyawan yang diharapkan. 

Beberapa temuan tersebut antara lain: 

  • Kesalahan dalam memasang iklan lowongan kerja

  • Kesalahan dalam memanggil kandidat/pelamar kerja

  • Kesalahan dalam menentukan alat ukur

  • Kurang persiapan dalam melakukan proses rekrutmen

  • Kurang adanya kerja sama antara user (departemen terkait) dengan departemen HR

  • Belum memposisikan kandidat/pelamar kerja menjadi konsumen HR di masa yang akan datang

Menurut Rizaldi Halim, Head of Business Research and Development PT Astra Graphia Information Technology (AGIT) setidaknya ada empat hal yang harus diperhatikan departemen HR ketika berencana mempekerjakan karyawan hingga pengangkatan sebagai karyawan tetap.

Fase Rekrutmen

Digitalisasi menjadi kunci bisnis bahkan untuk departemen HR sekali pun. Saat fase rekrutmen, departemen HR harus bisa mengimplementasikan e-recruitment management system. Hal ini dimaksudkan untuk meningkatkan transparansi perusahaan terhadap pelamar. Dengan e-recruitment management system, perusahaan dapat dengan mudah melacak kemajuan pelamar. 

Penilaian Performa

Dengan Performance Appraisal System, perusahaan dapat memantau performa dan rencana karyawan secara individual. Sistem ini juga menyediakan laporan kinerja per tahun pegawai. Ini akan menguntungkan perusahaan dari segi waktu dan biaya.

Pengembangan SDM

Bagi perushaan yang memiliki pegawai yang bekerja secara mobile, Virtual Learning System dapat menyediakan pengembangan dan pelatihan virtual untuk karyawan. Dengan Virtual Learning System, pegawai akan disuguhkan manajemen pendaftaran pelatihan virtual dan distribusi materi pelatihan yang mudah diakses. Di sisi perusahaan, bisnis dapat dengan mudah merekam aktivitas pembelajaran virtual karyawan.

Fase Operasional

Ketika seorang pelamar telah diangkat menjadi karyawan, perusahaan harus bisa beradaptasi dengan proses operasional yang tepat dengan pegawai mereka. Mobile Presence & Payroll System akan memudahkan pegawai mengetahui laporan kehadiran dan penggajian mereka. Dari segi perusahaan, departemen HR dapat memantau produktivitas atau penugasan harian mereka.

Semua kemudahan ini tersedia dalam satu platform myforce yang secara khusus dikembangkan AGIT untuk memudahkan perusahaan mengontrol dan mengatur karyawan mereka secara digital.

Sumber: ag-it.com

Related Articles
Digital Services

Siap Tak Siap, Dunia Akan Hadapi Digital Disruption

By Tim Editor21 Maret 2019 2 Mins Read
Digital Services

Manufaktur Ramah Lingkungan Menjadi Pilihan Pembisnis

By Tim Editor18 Januari 2019 2 Mins Read
Digital Services

Transformasikan Pengalaman Pelanggan dari Konvensional ke Digital

By Tim Editor12 Desember 2018 2 Mins Read
Comments
Write Comment