Insight

Startup yang Ubah Pakaian Lama Menjadi Bahan Baku

By Tim Editor30 Januari 2019 2 Mins Read
1 0

Gambar: Pixabay

OFiSKITA - Perusahaan Worn Again Technologies yang berkantor pusat di London, mengatakan bahwa mereka sedang mengembangkan proses kimia yang dapat digunakan untuk menjadikan pakaian berbahan poliester dan kapas bekas, serta botol plastik kemasan PET menjadi bahan baku pembuatan pakaian baru. Ini seperti menghancurkan pakaian,untuk membuat pakaian yang baru.

Tahun lalu, startup ini mendapatkan investasi sebesar hampir USD6,4 juta, dan telah dihabiskan untuk penelitian dan pengembangan selama lebih dari enam tahun. Beberapa pihak telah melakukan kesepakatan untuk menjalankanmisi ini, diantaranya peritel H&M; Sulzer Chemtech, salah satu perusahaan teknik kimia terbesar di dunia; produsen garmen Himes Corp yang berbasis di Meksiko; produsen tekstil Directex, dan Future Tech Lab.

Produk dari Worn Again ini diharapkan memiliki kualitas yang sebanding, sekaligus kompetitif dalam harga. Bila pengembangan ini berjalan lancar, eksploitasi terhadap air dan tanah bisa dikurangi. Upaya ini bisa membawa perubahan terhadap industri tekstil. Sebagai ilustrasi, pada tahun 2015 sekitar 55 juta ton poliester dan kapas masuk ke tekstil di seluruh dunia. Pada tahun 2030, jumlah itu diproyeksikan meningkat 63% karena pertumbuhan populasi dan faktor-faktor lain, ujar CEO Worn Again, Cyndi Rhoades.

Setiap tahunnya ada sekitar 53 juta ton tekstil terkubur di tempat pembuangan sampah di seluruh dunia. Dan hanya kurang dari 1%-nya yang diolah kembali untuk membuat tekstil baru. "Kami akan membutuhkan 90 juta ton untuk memenuhi permintaan," ujar Cyndi. Untungnya, tekstil dan botol plastik yang ada ada di sekitar, sudah cukup untuk memenuhi permintaan itu.

"Pada dasarnya yang kami lakukan adalah memisahkan poliester dan kapas, mendekontaminasi semuanya, menghilangkan pewarna dan hasil akhir, dan kami dapat membuat atau menangkap kembali bahan baku yang tidak terkontaminasi," kata Cyndi. Perusahaan Worn Again Technologies berencana untuk meluncurkan pabrik industri demonstrasi pertamanya pada tahun 2021. Tujuannya adalah untuk melisensikan dan membangun pabrik dalam 10 tahun ke depan.

Sumber: forbes.com

Related Articles
Insight

Aturan Mendasar dalam Menjalin Pertemanan di Dunia Kerja

By Tim Editor14 Februari 2019 3 Mins Read
Insight

Pengembangan Perangkat Lunak yang Akan Mendominasi Di Tahun Ini

By Tim Editor14 Februari 2019 3 Mins Read
Insight

Bagaimana Menangani Keluhan Pelanggan

By PrinterQoe12 Februari 2019 2 Mins Read
Insight

Akhiri Email Anda dengan Kesan yang Baik

By PrinterQoe12 Februari 2019 2 Mins Read
Insight

Kata Sapa Apa yang Pas Dalam Penulisan Email?

By PrinterQoe12 Februari 2019 2 Mins Read
Insight

Peran Pemerintah Dibutuhkan dalam Implementasi Drone

By Tim Editor11 Februari 2019 2 Mins Read
Insight

Produk Premium untuk Membangun Brand Image

By PrinterQoe11 Februari 2019 2 Mins Read
Insight

Profesionalisme Bisa Dilihat dari Cara Menulis dan Mengirim Email

By PrinterQoe11 Februari 2019 3 Mins Read
Insight

Pompa Produktivitas dengan Memahami Ritme Tubuh

By Tim Editor08 Februari 2019 3 Mins Read
Insight

Orang Awam Perlu Tahu Beberapa Istilah Dalam Mendesain

By PrinterQoe07 Februari 2019 3 Mins Read
Comments
Write Comment