Digital Services

Studi Kasus Teknologi HPE SimpliVity Pada Perusahaan Austria

By TIm Editor11 Juli 2019 3 Mins Read
0 0

Gambar: Pexels

OFiSKITA - Sebuah produsen teknologi perlindungan matahari dan cuaca, Hella Sonnen-und Wetterschutztechnik, memanfaatkan teknologi HPE SimpliVity untuk menggantikan infrastruktur TI mereka yang sudah usang. Dan hasilnya, solusi ini baru meningkatkan kinerja empat kali lipat dari sebelumnya. 

Sekilas tentang perusahaan

Hella Sonnen- und Wetterschutztechnik adalah perusahaan Austria dengan jumlah karyawan sekitar 1200 orang, dengan kantor pusat terletak di Abfaltersbach. Produk yang dihasilkan oleh perusahaan ini digunakan oleh bangunan publik dan pribadi. Selama dekade terakhir, Hella telah tumbuh pesat melalui akuisisi perusahaan lain, termasuk produsen pergola Italia FRAMA. Perusahaan saat ini telah memiliki sekitar 40 kantor di seluruh Eropa.

Mengganti solusi lama dengan teknologi HPE SimpliVity

Anton Lusser, kepala infrastruktur TI di PT Hella Sonnen- und Wetterschutztechnik pada awalnya skeptis dengan ide mengganti solusi lama dengan HPE SimpliVity, karena solusi ini masih relatif baru di pasar, dan pada saat itu, tidak ada pelanggan HPE SimpliVity di Austria yang dapat membagikan pengalaman mereka.

Akan tetapi pada akhirnya ia tidak menyesal telah mengambil keputusan dengan berinvestasi dalam teknologi HPE SimpliVity sebagai solusi perangkat keras modern, hyperconverged untuk komputasi, penyimpanan, dan kebutuhan jaringan, yang juga dapat mengurangi biaya energi perusahaan dan waktu dan uang yang dihabiskan oleh  manajemen.

Anton terkesan dengan peningkatan kinerja yang terjadi setelah mesin virtual mereka diimpor ke HPE SimpliVity untuk pengujian. Server perusahaan kini empat atau lima kali lebih cepat daripada ketika menggunakan solusi lama. 

Peningkatan kinerja empat kali lipat

Setelah melihat fakta yang ada, perusahaan kemudian memutuskan untuk membeli tiga teknologi HPE SimpliVity 380 dalam dua cluster berjarak 300 meter. Node ketiga saat ini digunakan sebagai solusi untuk klon atau VM yang dapat dipulihkan dengan cepat. Perusahaan juga telah membeli node keempat untuk memastikan ketersediaan semua aplikasi di kedua cluster yang akan terus dipertahankan.

“Ketersediaan infrastruktur TI kami telah berkembang pesat dengan teknologi HPE SimpliVity. Dan peningkatan kinerja sangat besar,” kata Anton. End user bahkanjga merasakannya. Membuat penawaran dengan 20 item sekarang hanya membutuhkan waktu tiga detik dari pada sebelumnya yang membutuhkan waktu 20 detik.

“Deduplikasi inline, kompresi, dan optimalisasi semua data kami memberi kami efisiensi lebih lanjut dan peningkatan kinerja aplikasi. Menjalankan pencadangan dan kloning mesin virtual kini juga tergolong lebih cepat. 

Mengkloning mesin virtual 100 GB di lingkungan lama membutuhkan waktu sekitar satu jam; tetapi sekarang hanya membutuhkan 20 detik saja. Pemulihan file juga secara dramatis lebih cepat, sekarang hanya membutuhkan tiga hingga lima menit.

Ingin perusahaan Anda mengalami peningkatan kinerja serupa? Hubungi Contact Center AGIT di nomor (021) 2924 1177 atau kunjungi www.ag-it.com

Sumber: MarComm AGIT

Related Articles
Digital Services

Pamor SAP yang Mendunia

By Tim Editor16 Juli 2019 2 Mins Read
Digital Services

Pantau Keamanan Pekerja Lapangan dengan myforce

By Tim Editor22 hours ago2 Mins Read
Digital Services

HRD Jadi Departemen Paling Penting

By Tim Editor16 Juli 2019 2 Mins Read
Digital Services

Mengenal Cloud Computing dan Manfaatnya Bagi Perusahaan

By Tim Editor15 Juli 2019 3 Mins Read
Digital Services

myshield, Tameng Terdepan Cyber Security Bisnis Anda

By Tim Editor12 Juli 2019 2 Mins Read
Digital Services

Kesuksesan Kolaborasi ACSET dan AGIT Dalam Implementasi ERP SAP S/4HANA

By AGIT Official12 Juli 2019 2 Mins Read
Digital Services

Ini Saatnya, Kerja Juga Bisa dari Gadget Anda

By Tim Editor15 Juli 2019 2 Mins Read
Digital Services

Benarkah Mars Planet Pengganti Bumi?

By Tim Editor09 Juli 2019 2 Mins Read
Digital Services

Kupas Tuntas Tentang Teknologi HPE SimpliVity

By Tim Editor11 Juli 2019 2 Mins Read
Comments
Write Comment