Office Services

Suka Desain Baju Sendiri? Cetaknya Pakai Teknik Ini!

By TIm Editor24 Juli 2019 2 Mins Read
9 0

Gambar: Pixabay

OFiSKITA - Perkembangan industri percetakan yang ada saat ini tidak hanya mengakomodir penyetakan di atas media kertas, namun juga di atas kayu, kaca, keramik, dan tekstil. Tekstil merupakan media yang menggabungkan antara teknik cetak dengan fesyen. Berbagai desain batik dan/atau kerudung misalnya, kerap diproduksi secara massal untuk mendapatkan harga yang lebih terjangkau.  

Apalagi kini kehadiran digital printing membuat Anda bisa menyetak apapun di atas tekstil secara ritel. Secara teknis ada dua cara mencetak di atas kain yaitu secara langsung (direct printing), mencetak di atas kain secara tidak langsung (indirect printing), dengan menggunakan media perantara, dalam hal ini biasanya berupa kertas transfer (transfer paper).

1. Resist Printing

Resist printing menggunakan pasta resist khusus pada kain dalam bentuk pattern, kemudian dilakukan proses mewarnai kain hingga pasta yang diterapkan akan menahan proses pencelupan dan muncul sebagai warna dasar. Salah satu contohnya, teknik batik dan tie dye, yang digunakan sebagai pasta resistnya yaitu parafin (malam), kemudian ketika warna dan corak yang diinginkan telah selesai dicelup, maka dilakukan penghilangan parafin tersebut.

2. Discharge Printing

Discharge printing adalah jenis printing dengan teknik menghilangkan warna dari area tertentu pada kain yang sudah dicelup, teknik ini dengan menggunakan bahan-bahan kimia khusus.

3. Engraved Roller Printing

Pada proses pencetakan ini pewarna diterapkan dengan cara melewatkan kain ke media cetak desain yang diukir (di-engraving) pada rol mesin cetak. Kemudian kain hasil produksinya dijual secara gulungan/roll kain. Keuntungan dari teknik cetak ini adalah hasil cetaknya berkualitas tinggi. Setelah dicetak kain akan masuk ke dalam proses pengeringan, kemudian dilakukan proses steam untuk mengatur dan menguatkan warna.

4. Spray Printing

Teknik ini menggunakan penyemprot khusus untuk mentransfer pewarna ke kain. Contohnya, spray gun (air brush) yang digunakan untuk menempelkan warna pada kain melalui screen.

5. Screen Printing

Teknik yang lebih dikenal dengan sebutan sablon ini merupakan salah satu teknik metode langsung dari pencetakan kain di mana screen/mesh/film masih digunakan untuk mentransfer pattern desain ke kain. Teknik ini terbagi lagi menjadi dua, yaitu flat bed screen printing dan rotary screen printing. Sablon, memiliki kelebihan dapat dilakukan pada warna terang dan kain berwarna gelap dengan intensitas yang sama. Kekurangannya, teknik ini mengharuskan produksi dalam jumlah yang besar.

Apapun teknik cetaknya, Anda bisa mempercayakan kebutuhan kaos seragam perusahaan kepada PrintQoe yang melayani pemesanan di seluruh wilayah Indonesia. Selain bisa custom desain, Anda juga akan lebih hemat ongkos distribusi, karena PrintQoe memberdayakan percetakan-percetakan di lokal area.

Sumber: aj.graphics; idseducation.com

Related Articles
Office Services

Alasan Surya Print Menginstal Fuji Xerox Iridesse™

By Astragraphia Document Solution06 Desember 2019 2 Mins Read
Office Services

Apa Itu Mesin Plotter & Fungsi dan Kelebihannya dalam Digital Printing

By PrinterQoe20 November 2019 3 Mins Read
Office Services

Print Dari Lobby Ke Lantai Atas Bisa Lewat HP

By Tim Editor29 Oktober 2019 3 Mins Read
Office Services

Cetak Di Kertas Ukuran Panjang? DocuPrint 3205 Bisa Banget

By Tim Editor29 Oktober 2019 2 Mins Read
Office Services

Stiker Apa Saja yang Anda Punya?

By Tim Editor15 Oktober 2019 3 Mins Read
Office Services

Cetak Formulir atau Tagihan Bisa di PrintQoe Lho!

By Tim Editor15 Oktober 2019 3 Mins Read
Office Services

6 Manfaat Cetak Kemasan Minuman untuk Strategi Promosi Bisnis

By PrintQoe30 September 2019 3 Mins Read
Office Services

Perhatikan 6 Fungsi Warna dalam Desain Grafis Sebelum Mencetak

By PrintQoe27 September 2019 3 Mins Read
Office Services

Jangan Pakai Kertas Nasi untuk Bungkus Makanan!

By Tim Editor25 September 2019 3 Mins Read
Comments
Write Comment