Insight

Untuk Mengantisipasi Masa Depan, Sebaiknya HRD Perhatikan Hal Ini

By Tim Editor10 Januari 2019 2 Mins Read
3 0

Gambar: Pixabay

OFISKITA – Dalam satu dekade terakhir, banyak teknologi baru yang hadir untuk membantu pekerjaan manusia. Berbagai industri di seluruh dunia melakukan transformasi digitalnya sendiri, beberapa teknologi tersebut digunakan oleh sebagian besar industri dan memberikan dampak perubahan yang besar.

Sebagaimana yang dikutip dalam laporan "The New Digital Economy" yang disusun atas kerja sama SAP, AT&T, PwC, Citi dan Cisco mengungkapkan bahwa tren pasar global dipengaruhi oleh empat besar "Digital Megatrend." Keempat tren tersebut adalah mobilitas, data analytic, cloud computing, dan media sosial. Hal ini membentuk kembali sistem perusahaan di belahan dunia manapun.

Keberadaan teknologi ini mengubah semua model bisnis tak terkecuali pengelolaan sumber daya manusia. Menurut  Mike Cullen, Global Managing Partner–People untuk Ernst & Young, pengelolaan sumber daya manusia yang tradisional juga harus paham dengan disiplin yang diterapkan berbagai divisi di seluruh organisasi.

Laporan tersebut juga menemukan bahwa;

1. Hingga saat ini, divisi HRD juga dilibatkan dalam proses perencanaan bisnis perusahaan, hal ini dibuktikan dengan 76% perusahaan yang disurvei mengakuinya

2. Transformasi digital HRD masih jauh dari sukses. Hanya 50% responden yang disurvei mengungkapkan bahwa divisi HRD mereka dapat diandalkan untuk 'profit driven', namun isu ini hadir di Amerika Utara dan Eropa

3. Data analytic menjadi komponen kunci operasi HRD. Hebatnya, dari survei yang dijalankan, hanya 7% responden mengaku bahwa mereka tidak menggunakan business analytic. Sisanya (84%) mengaku telah menerapkan hasil business analytic

4. Dari empat tren yang berkembang, kebanyakan divisi HRD mengadopsi teknologi mobile. Eksekutif HRD berharap agar tren teknologi ini dapat berdampak positif untuk pekerjaan mereka

5. Namun meski begitu, kebanyakan divisi HRD di negara berkembang belum sepenuhnya mengadopsi tren ini. Ini akan berdampak pada kurangnya tenaga kerja yang ahli dan sesuai dengan standar yang dicari perusahaan, yakni technology savvy

Sumber: SAP, Oxford Economics

Related Articles
Insight

Tips Membangun Loyalitas Pelanggan Anda

By Tim Editor7 hours ago2 Mins Read
Insight

Jangan Khawatir, Ini Cara Tingkatkan Efisiensi Kerja

By Tim Editor14 Maret 2019 2 Mins Read
Insight

Solusi Agar Semangat Kerja Karyawan Tidak Menurun

By SpotQoe21 Februari 2019 2 Mins Read
Insight

Indonesia Surganya Startup

By Tim Editor21 Februari 2019 3 Mins Read
Insight

3 Cara Hadapi Tantangan Karir di Tempat Kerja

By Tim Editor22 Februari 2019 2 Mins Read
Insight

Alasan Mengapa Orang Suka Menunda Pekerjaan

By Tim Editor22 Februari 2019 3 Mins Read
Insight

Branding Bukan Monopoli Bisnis Skala Besar Saja

By Tim Editor20 Februari 2019 2 Mins Read
Insight

Sampaikan Kabar Buruk Kepada Karyawan dengan Cara yang Elegan

By Tim Editor20 Februari 2019 2 Mins Read
Insight

Langkah- langkah Membangun Diri Menjadi Pemimpin

By Tim Editor20 Februari 2019 3 Mins Read
Insight

Cara Menciptakan Ruang Konferensi yang Ideal

By SpotQoe20 Februari 2019 4 Mins Read
Comments
Write Comment