Insight

Waspada Otomatisasi Pekerjaan Akan Segera Datang

By Tim Editor10 Januari 2019 2 Mins Read
0 0

Gambar: Jezael Melgoza / Unsplash

OFiSKITA – Kekhawatiran tentang otomasi kerja, robot, dan komputer akan menghilangkan pekerjaan semakin meningkat.

Teknologi baru mengubah sifat pekerjaan. Kemajuan dalam robotika dan kecerdasan buatan menggantikan pekerjaan di bidang manufaktur dan sektor jasa. Meskipun otomatisasi dapat meningkatkan produktivitas dan pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan, ada ketakutan bahwa itu juga akan mengganggu lapangan kerja, yang juga berdampak pada sistem pendidikan dan pemerintah.

Studi Pew Research Center yang dilakukan di sembilan negara dari 30 April hingga 10 Agustus 2018 dengan total 9.670 responden tentang opini publik di 10 negara mengenai pandangan warga negara mereka tentang otomatisasi mengungkapkan bahwa bahwa sifat pekerjaan kemungkinan akan berubah selama setengah abad ke depan, meskipun tidak semua orang yakin.

Di beberapa negara dan sektor ekonomi, transformasi tempat kerja telah dimulai. Contohnya, di Korea Selatan, ada lebih dari 600 robot industri untuk menggantikan 10.000 pekerja di fasilitas manufaktur. Sementara itu di Jepang ada lebih dari 300 robot yang menggantikan pekerja dan di Amerika Serikat ada hampir 200 robot. 

Otomatisasi dipercaya dapat maksimalisasi keuntungan dan mengurangi biaya tenaga kerja manusia yang relatif tinggi.

Organization for Economic Cooperation and Development (OECD) Organisasi memproyeksikan bahwa sebagian besar berpikir robot dan komputer akan mengambil alih banyak pekerjaan yang dilakukan oleh manusia.

OECD memperkirakan bahwa 14% pekerjaan di negara maju rentan terhadap otomatisasi dan 32% lainnya secara substansial berubah, mempengaruhi kehidupan jutaan pekerja.
Di 10 negara maju dan berkembang yang disurvei, mayoritas besar mengatakan bahwa dalam 50 tahun ke depan robot dan komputer mungkin atau pasti akan melakukan banyak pekerjaan yang saat ini dilakukan oleh manusia. 

Dan kebanyakan percaya bahwa peningkatan otomatisasi akan memiliki konsekuensi negatif untuk pekerjaan. Mayoritas besar di setiap negara yang disurvei berpikir orang akan kesulitan menemukan pekerjaan akibat dari otomatisasi. Hanya sedikit yang percaya bahwa pekerjaan baru yang bergaji lebih tinggi akan hadir karena kemajuan teknologi.

Sumber: OECD, Pew Research Center 

Related Articles
Insight

Social Ads, Strategi Pemasaran Paling Efektif Di Tahun 2019

By Tim Editor0 seconds2 Mins Read
Insight

Bicara Media Sosial, Siapa yang Lebih Dipercayai Netizen?

By Tim Editor0 seconds2 Mins Read
Insight

Tren Media Sosial di Tahun 2019

By Tim Editor7 hours ago3 Mins Read
Insight

Strategi untuk Tetap Merajai Persaingan di Pasar E-commerce

By Tim Editor8 hours ago3 Mins Read
Insight

2019, Jangan Lagi Pakai Plastik!

By Astragraphia Document Solution1 hour ago2 Mins Read
Insight

Menjajal Cara Networking yang Berbeda Dari Biasa

By Tim Editor15 Januari 2019 2 Mins Read
Insight

Sudah Kembali Aktifkah Penjualan Anda Pasca Libur ?

By Tim Editor15 Januari 2019 3 Mins Read
Insight

Efisiensi dan Penghematan Biaya dalam Perjalanan Bisnis Perusahaan

By Tim Editor14 Januari 2019 2 Mins Read
Insight

Optimis yang Berlebihan Tidak Baik untuk Bisnis

By Tim Editor14 Januari 2019 2 Mins Read
Insight

AI Jadi Resep Sukses Pelayanan Pelanggan

By Tim Editor14 Januari 2019 2 Mins Read
Comments
Write Comment