Insight

Yakin Produk Anda Perlu Rebranding?

By Tim Editor02 Juli 2019 2 Mins Read
16 0

Gambar: Pixabay

OFiSKITA - Ketika sebuah bisnis/brand beranjak dewasa, pelanggan nya pun ikut tumbuh bersama. Tidak jarang pada perjalanannya ditemukan adanya ketidakcocokan antara keduanya. Ambil contoh brand mobil mewah yang dulu menyasar segmen masyarakat level atas kini sudah bergeser menyasar target market anak-anak muda yang terbilang mapan. Dalam mengampanyekan brand kepada target market terbaru yaitu pasar anak muda, tentunya akan ada perbedaan. Hal-hal inilah yang terkadang menjadi landasan mengapa sebuah perusahaan merasa perlu melakukan rebranding. 

  • Perlu rebranding atau hanya peremajaan

Akan tetapi ada baiknya bila Anda mengevaluasi terlebih dahulu, apakah benar perusahaan benar-benar perlu melakukan rebranding? Atau mungkin  cukup dengan peremajaan saja. Berhubung produknya masih sama yaitu mobil mewah, bisa jadi Anda hanya perlu mengubah strategi pendekatan terhadap pasar saja tanpa merombak brand secara keseluruhan.

Perlu diingat bahwa peremajaan itu bukanlah rebranding yang mengubah image brand secara keseluruhan, termasuk hingga ke hal-hal terdetil seperti tipe font yang digunakan pada tagline/logo brand

  • Pertahankan apa yang orang sukai dari brand Anda

Rebranding bukanlah sekedar mengubah atau melakukan sesuatu dengan cara berbeda, melainkan lebih kepada mencari tahu apa yang orang sukai dari brand Anda dan memperkuat sisi tersebut. Bisa jadi profesionalisme tim pelayanan, harga dan lainnya. 

  • Rebranding untuk naik kelas

Rebranding harus menjadi lebih baik, bukan sebaliknya. Bila sebelumnya image mobil yang Anda jual adalah kemewahan dan elegan, maka jangan sampai setelah rebrand image Anda malah turun kelas. Jika logo dan ikon brand Anda sudah menempel di benak pelanggan, perubahan total rasanya tidak harus dilakukan. Tetapi jika logo Anda sudah ketinggalan zaman dan biasa saja membongkar ulang mungkin bisa jadi pilihan tepat.

  • Pemilihan waktu yang tepat

Pemilihan waktu merupakan faktor yang sangat penting dalam proses rebranding sebuah produk/perusahaan. Mulailah proses rebranding di saat slow season dimana tidak banyak terjadi transaksi di dalamnya. Anda bisa memulai dengan membenahi website, logo dan sebagainya. Dengan begitu pelanggan tidak terkaget-kaget dengan perubahan yang serta merta dan bisa beradaptasi dengan image baru yang sedang dibangun. Sampai ketika tiba waktunya high season, pelanggan sudah siap dengan segala perubahan yang terjadi pada brand Anda.   

Pada akhirnya, melakukan rebranding bukanlah keputusan yang bisa diambil tergesa-gesa. Pertimbangan yang matang disukung dengan konsepyang jelas mutlak dibutuhkan dalam proses rebranding sebuah produk/perusahaan.

Sumber: marketinginsidergroup.com; thecausecollab.org

Related Articles
Insight

Kue Cokelat Obat Survive di Tengah Krisis

By Tim Editor10 hours ago3 Mins Read
Insight

Mantan Pelayan Banting Stir Jual Makanan Online

By Tim Editor29 Juli 2020 3 Mins Read
Insight

Susu Kambing Etawa, Dari dan Untuk Masyarakat Indonesia

By Tim Editor17 Juli 2020 3 Mins Read
Insight

Penerus Usaha Abon Sapi Keluarga yang Belajar dari Nol

By Tim Editor15 Juli 2020 3 Mins Read
Insight

Self Publishing, Siapa Pun Bisa Menjadi Penulis

By PrintQoe09 Juli 2020 4 Mins Read
Insight

Adaptasi Digital Marketing Di Masa Pandemi

By Tim Editor07 Juli 2020 3 Mins Read
Insight

Sabun Ramah Kulit Sensitif dari Moloka Farm Living

By Tim Editor06 Juli 2020 3 Mins Read
Insight

Milenial yang Jeli Melihat Peluang Bisnis

By Tim Editor30 Juni 2020 3 Mins Read
Comments
Write Comment