Insight

Yakin Produk Anda Perlu Rebranding?

By Tim Editor02 Juli 2019 2 Mins Read
22 0

Gambar: Pixabay

OFiSKITA - Ketika sebuah bisnis/brand beranjak dewasa, pelanggan nya pun ikut tumbuh bersama. Tidak jarang pada perjalanannya ditemukan adanya ketidakcocokan antara keduanya. Ambil contoh brand mobil mewah yang dulu menyasar segmen masyarakat level atas kini sudah bergeser menyasar target market anak-anak muda yang terbilang mapan. Dalam mengampanyekan brand kepada target market terbaru yaitu pasar anak muda, tentunya akan ada perbedaan. Hal-hal inilah yang terkadang menjadi landasan mengapa sebuah perusahaan merasa perlu melakukan rebranding. 

  • Perlu rebranding atau hanya peremajaan

Akan tetapi ada baiknya bila Anda mengevaluasi terlebih dahulu, apakah benar perusahaan benar-benar perlu melakukan rebranding? Atau mungkin  cukup dengan peremajaan saja. Berhubung produknya masih sama yaitu mobil mewah, bisa jadi Anda hanya perlu mengubah strategi pendekatan terhadap pasar saja tanpa merombak brand secara keseluruhan.

Perlu diingat bahwa peremajaan itu bukanlah rebranding yang mengubah image brand secara keseluruhan, termasuk hingga ke hal-hal terdetil seperti tipe font yang digunakan pada tagline/logo brand

  • Pertahankan apa yang orang sukai dari brand Anda

Rebranding bukanlah sekedar mengubah atau melakukan sesuatu dengan cara berbeda, melainkan lebih kepada mencari tahu apa yang orang sukai dari brand Anda dan memperkuat sisi tersebut. Bisa jadi profesionalisme tim pelayanan, harga dan lainnya. 

  • Rebranding untuk naik kelas

Rebranding harus menjadi lebih baik, bukan sebaliknya. Bila sebelumnya image mobil yang Anda jual adalah kemewahan dan elegan, maka jangan sampai setelah rebrand image Anda malah turun kelas. Jika logo dan ikon brand Anda sudah menempel di benak pelanggan, perubahan total rasanya tidak harus dilakukan. Tetapi jika logo Anda sudah ketinggalan zaman dan biasa saja membongkar ulang mungkin bisa jadi pilihan tepat.

  • Pemilihan waktu yang tepat

Pemilihan waktu merupakan faktor yang sangat penting dalam proses rebranding sebuah produk/perusahaan. Mulailah proses rebranding di saat slow season dimana tidak banyak terjadi transaksi di dalamnya. Anda bisa memulai dengan membenahi website, logo dan sebagainya. Dengan begitu pelanggan tidak terkaget-kaget dengan perubahan yang serta merta dan bisa beradaptasi dengan image baru yang sedang dibangun. Sampai ketika tiba waktunya high season, pelanggan sudah siap dengan segala perubahan yang terjadi pada brand Anda.   

Pada akhirnya, melakukan rebranding bukanlah keputusan yang bisa diambil tergesa-gesa. Pertimbangan yang matang disukung dengan konsepyang jelas mutlak dibutuhkan dalam proses rebranding sebuah produk/perusahaan.

Sumber: marketinginsidergroup.com; thecausecollab.org

Related Articles
Insight

Strategi Pemasaran: “5P” dalam Membangun Taktik Bisnis

By Tim Editor06 Agustus 2021 3 Mins Read
Insight

3 Benefit Ini Bisa Anda Dapatkan Jika Kerja dengan Perangkat Mumpuni!

By Tim Editor02 Agustus 2021 3 Mins Read
Insight

4 Bahan Jenis Plakat, Kenali Perbedaannya, Yuk!

By Tim Editor30 Juli 2021 3 Mins Read
Insight

Beda Stiker, Label Kemasan, dan Decal, Sudah Tahu?

By Tim Editor30 Juli 2021 3 Mins Read
Insight

Mengapa Bisnis Anda Harus Beralih ke Packaging Eco Friendly?

By Tim Editor30 Juli 2021 3 Mins Read
Insight

2 Jenis Kertas Bahan Baku Kemasan Produk

By Tim Editor03 Mei 2021 3 Mins Read
Insight

Pertahankan atau Hapus Saja Akun Facebook Perusahaan?

By Tim Editor28 April 2021 3 Mins Read
Comments
Write Comment